Sepi Tanpa CR7 dan Main Malam

0
Soccer Football - World Cup - Portugal Training - Kratovo, Moscow Region, Russia - June 23, 2018. Cristiano Ronaldo attends a training session. REUTERS/Axel Schmidt

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

KEHILANGAN Cristiano Ronaldo tidak hanya berimbas kepada performa Real Madrid di lapangan. Lebih jauh, perginya CR7 ke Juventus juga memiliki efek kepada antusiasme Madridistas nonton langsung ke Santiago Bernabeu. Dampaknya berujung kepada menurunnya pendapatan klub dari penjualan tiket.

Ya, meski menang, laga melawan Getafe di jornada pertama La Liga kemarin dini hari mencatatkan rekor penonton terendah Real di Bernabeu dengan “hanya” 48.466 penonton. Jumlah tersebut jadi yang terburuk dalam 10 musim terakhir atau setelah keok 1-3 dari Real Mallorca (24/5/2009) di jornada 37 yang merupakan laga home pemungkas musim 2008-2009 yang dihadiri 44.270 penonton.

Hal tersebut diperparah dengan belum adanya pengganti sepadan CR7 di Real. Tiga pembelian termahal, yakni Vinicius Jr, Alvaro Odriozola dan Thibaut Courtois bahkan tidak diturunkan entrenador Julen Lopetegui pada laga kemarin.

“Madridistas memang belum bisa lupa dari CR7. Namun, tiga poin konsisten bisa membuat mereka memiliki alasan untuk datang ke stadion di laga-laga selanjutnya,” tulis Goal.

Namun, di samping “dugaan” perginya CR7, faktor jam pertandingan yang terlalu malam juga jadi penyebab. Sebagaimana diketahui, laga kemarin berlangsung jam 10.15 malam waktu setempat atau 03.15 dini hari WIB. Laga benar-benar selesai dua jam berselang.

Dengan sudah memasuki hari Minggu, jam tanding tersebut tidak ramah kepada anak-anak maupun pekerja yang harus mencari nafkah keesokan harinya. Biasanya, jam paling larut Real adalah jam 9 waktu setempat atau jam 2 dini hari WIB.

“Saya lebih bahagia (karena Real menang, Red) dari pada kelihatannya. Tetapi, biasanya saya sudah tidur saat ini,” cuit gelandang Real Toni Kroos di akun Twitter-nya @ToniKroos dengan unggahan foto yang menunjukkan kedua matanya sangat lelah. (io/jpg)

loading...