Serap Aspirasi Terkait Perubahan CA Jadi TWA

68
0
MEMBAHAS. BKSDA Wilayah III Ciamis melakukan pertemuan dengan masyarakat di Kecamatan Tarogong Kaler Rabu (19/6). Pertemuan itu membahas perubahan status CA jadi TWA. Yana Taryana / Rakyat Garut

TAROGONG KIDUL – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah III Ciamis menyerap aspirasi terkait perubahan status Cagar Alam (CA) Papandayan dan Guntur menjadi Taman Wisata Alam (TWA). Perubahan status itu sebelumnya sempat menimbulkan polemik.

Kepala BKSDA Wilayah III Ciamis Himawan Sasongko mengatakan harus ada dialog untuk membahas perubahan status tersebut. “Solusinya itu tidak bisa terjadi dengan cepat. Butuh proses dalam menentukan langkah ke depannya,” ujarnya saat menggelar dialog dengan aktivis lingkungan dan warga di Kecamatan Tarogong Kaler Rabu (19/6).

Dia mengatakan semua aspirasi yang masuk akan ditampung. Pemerintah sedang mencari solusi yang terbaik agar kebijakan yang diambil bisa diterima semua kalangan. “Dialog ini tak cukup sekali. Perlu ada pemahaman bersama agar nanti bisa mengambil langkah tepat,” katanya.

Menurut dia, saat Guntur berstatus CA faktanya sudah banyak alih fungsi yang terjadi. Masyarakat sekitar sudah mengelola pendakian dan manfaat ekonomi langsung. Padahal seharusnya status CA tak bisa dimanfaatkan seperti itu. “Ada juga proses peralihan dari penggali pasir sekarang jadi kelola wisata. Ada untungnya juga, jadi masyarakat tak kembali menggali pasir,” ucapnya.

Masyarakat juga tak dirugikan karena rela melakukan alih fungsi. Pasalnya, penggalian di Guntur juga sudah jadi polemik yang berkepanjangan. Dengan adanya alih fungsi menjadi pengelola wisata, masyarakat tentu bisa lebih menjaga alam. “Proses ini butuh jembatan yang harus dibangun. Saling tahu bagaimana aturannya,” katanya.

Terkait kerusakan yang terjadi, pihaknya pun secara perlahan terus memberikan pemahaman dan sosialisasi. Kesadaran itu penting agar semua kalangan bisa menjaga kelestarian alam di Guntur dan Papandayan. “Ini masih panjang pembahasannya. Intinya biar semua pihak tak ada yang dirugikan dan saling memahami rencana yang dibuat pemerintah,” ujarnya. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.