Serikat Saudagar Nusantara Kota Tasik Ikut Tekan Angka Pengangguran

33

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

CIHIDEUNG – Serikat Saudagar Nusantara (SSN) Tasikmalaya turut berupaya menurunkan angka pengangguran melalui seminar atau pelatihan-pelatihan bisnis gratis. Mereka juga akan membantu pemerintah kota (pemkot) menjalankan program wirausaha baru (Wub).

“Dalam pelatihan-pelatihan bisnis pesertanya akan saling bertukar informasi dan ilmu tentang bisnis,” ungkap Ketua SSN Tasikmalaya Asep Saefuloh.

Asep ingin melalui pertemuan-pertemuan yang diselenggarakan SSN, semua peserta bisa memanfaatkan peluang bisnis dan membuka usaha sendiri. “Jadi ada juga yang belum punya usaha mendapatkan ide-ide bisnis,” ujarnya.

SSN juga menjadi fasilitator bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). “Kita mengadakan pelatihan bisnis gratis rutin dua minggu sekali. Dan pelatihan terprogram delapan pertemuan lebih intensif dan eksklusif untuk meningkatkan skala usaha kecil ke menengah dan menciptakan mentor bisnis yang akan me-mentoring lagi skala usaha UMKM di bawahnya,” paparnya.

SSN mendorong Pemkot Tasikmalaya menyediakan jalan kepada UMKM atau wirausaha untuk memudahkan meningkatkan skala usahanya. Di antaranya membuat regulasi yang mendukung penggunaan produk asli UMKM dan mempromosikan produknya, baik domestik maupun international.

Ketua Umum SSN Rendi Saputra menambahkan dalam menurunkan angka pengangguran pemerintah bisa membesarkan volume ekonomi dan menumbuhkan area usaha. “Jadi kalau kita punya curug seperti di Kabupaten Tasik, gunung dan pantai dari wisatanya. Pasti Kota Tasik disinggahi, maka dari itu manfaatkan area usaha di sekitarnya,” paparnya.

Fungsi negara atau pemerintah dalam konsep negara modern itu, terang dia, memfasilitasi. Bukan menyediakan bisnis. Dorong pemilik lahan kosong untuk memanfaatkannya menjadi lahan usaha. “Harus semua elemen bergerak dalam menurunkan angka pengangguran. SSN sendiri adalah inisiasi anak bangsa non government. Kami para pengusaha yang kemudian punya kepedulian untuk mengoperasi perekonomian,” ujarnya. (dik)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.