Setahun Buron, Pelaku Cabul Bocah di Garut Diringkus Polisi

60
0

TAROGONG KIDUL – Unit Reskrim Polsek Tarogong Kidul menangkap RH (32), pelaku pencurian dengan kekerasan dan pencabulan terhadap anak dibawah umur pada April 2019.

Warga Desa Jayawaras Kecamatan Tarogong Kidul itu diringkus setelah polisi menerima laporan dari warga.

Baca juga : Pasutri Warga Pangatikan Garut Dibacok & Disiram Air Keras oleh Mantan Ipar

“RH ini sudah kami tetapkan sebagai DPO (daftar pencarian orang). Kemarin ada laporan dari warga bahwa pelaku sudah berada di rumahnya. Jadi kami langsung tangkap,” ujar Panit Reskrim Polsek Tarogong Kidul Ipda Wahyono Aji saat dihubungi melalui saluran teleponnya Minggu (28/6).

Aji menerangkan, saat ditangkap pelaku tidak melakukan perlawanan.

Sebelum dibawa ke Polsek Tarogong Kidul, RH sempat menangis tersedu sambil bersujud di kaki ibunya.

Aji menjelaskan aksi kejahatan yang dilakukan RH terjadi pada 30 April 2019 malam.

“Dia ini melakukan aksi pencurian dengan kekerasan dan juga pencabulan di rumah tetangganya. Korban pencabulannya anak yatim piatu dibawah umur. Sedangkan korban kekerasan seorang nenek berusia 64 tahun,” ucapnya.

Saat menjalankan aksi, RH membongkar pintu rumah korban menggunakan sebilah golok. Di dalam rumah, dia mengambil uang Rp 370 ribu dari dalam laci warung milik korban.

Ketika tengah mencari hand­phone di dalam kamar, RH men­dapati anak pe­rempuan dibawah umur yang sedang tidur. Ia yang ada dalam pengaruh minuman keras, memiliki niat memerkosanya.

Niatan tersebut kemudian dilakukannya. Dia menodongkan senjata tajam di leher korban untuk mengancam, karena korban terbangun.

Korban yang melihat golok di lehernya tidak bisa berbuat banyak. RH pun kemudian melucuti pakaian korban dan sempat meraba beberapa bagian tubuh korban.

Pelaku yang tengah meraba-raba, sempat memalingkan goloknya sehingga korban yang melihat kesempatan itu langsung berteriak.

“Teriakan korban membangunkan neneknya. Neneknya datang ke kamar sambil membawa ulekan dan ulekan itu pun dilemparkan ke wajah pelaku. Pelaku langsung memukul sang nenek hingga mengalami luka di bagian mulutnya lalu kabur,” katanya.

Setelah berhasil kabur, dikatakan Aji, pelaku langsung melarikan diri ke wilayah selatan Garut bahkan luar kota.

Baca juga : Hasil Swab Test, 1.030 Warga Selaawi Garut Negatif Corona

Aksi pelariannya lebih dari satu tahun. “Alhamdulillah pelaku sekarang sudah kami tangkap. Memang warga sekitar yang punya anak perempuan juga khawatir kalau pelaku ini masih berkeliaran,” ujarnya.

Pelaku dijerat pasal 365 KUHP dan Undang-Undang Perlindungan Anak. Ancaman hukuman penjara di atas 12 tahun penjara. (yna)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.