Setiap Minggu Banyak Bekas Seledryl

5953
RANGGA JATNIKA / RADAR TASIKMALAYA BARANG BUKTI. Kasi Berantas BNN Kota Tasikmalaya Kompol Edi Sugeng Haryanto menunjukkan satu kantong plastik bekas obat seledryl serta arak dan tuak, Kamis (15/3).

TASIK – Obat batuk jenis seledryl kini banyak disalahgunakan oleh remaja. Bahkan, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tasikmalaya kerap menemukan bekas kemasan obat tersebut berserakan di alun-alun.

Kepala BNN Kota Tasikmalaya H Tuteng Budiman mengatakan pihaknya sering mendapati bekas kemasan obat batuk itu di kawasan Alun-Alun Kota Tasik. Tidak hanya satu atau dua strip, namun jumlahnya puluhan. “Setiap hari selalu ada. Kebanyakan di Minggu pagi. Jadi mereka pakainya malam Minggu,” terangnya.

Diduga kuat, ratusan kemasan bekas obat keras tersebut disalahgunakan oleh orang-orang yang sering nongkrong di kawasan alun-alun. Beberapa waktu lalu, pernah ada beberapa orang yang diamankan oleh BNN di mana beberapa remaja mengonsumsi obat tersebut dengan jumlah banyak. “Tapi hanya kami beri pembinaan saja karena bukan ranah kami,” tuturnya.

Seledryl merupakan obat batuk yang mengandung antidepresan yang bisa membuat kesadaran seseorang berkurang ketika mengonsumsi secara berlebih. Dari kacamata kesehatan, konsumsi obat tersebut hanya dianjurkan tiga tablet dalam sehari. “Mereka konsumsinya langsung lima sampai sepuluh sekali minum. Ditambah dengan minuman keras,” jelasnya.

Kasi Berantas BNN Kota Tasikmalaya Kompol Sugeng Edi Haryanto mengatakan setiap malam pihaknya berkeliling di alun-alun. Selalu saja didapati kemasan bekas obat yang diduga disalahgunakan itu. “Kadang ada juga kita temukan yang masih isi,” katanya.
Patroli itu dilakukan karena pihaknya banyak mendapat pengaduan dari masyarakat terkait penyalahgunaan obat tersebut. Apalagi, lokasinya berdekatan dengan kantor BNN. “Faktanya memang selalu kami temukan bekas-bekas obat ini,” tuturnya.

Penyalahgunaan obat tersebut selalu menjadi bahan BNN dalam menyosialisasikan bahaya narkoba kepada masyarakat. Meskipun belum masuk dalam kategori narkoba atau pun psikotropika, konsumsi berlebih dapat merusak organ tubuh seseorang. (rga)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.