Shalat Ied di Masjid Agung Ciamis Ditiadakan, Bupati Sarankan di Masjid Desa

358
0
Dr H Herdiat Sunarya MM

CIAMIS – Bupati Ciamis Dr H Herdiat Sunarya MM menjelaskan bahwa pelaksanaan Salat Idul Fitri di Masjid Agung Ciamis atau di halamannya ditiadakan.

Hal tersebut dilakukan sebagai antisipasi pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Ciamis dan mempertimbangkan sulitnya mengatur physical distancing (jaga jarak).

Baca juga : Tim Kemanusiaan Covid-19 Ciamis Terus Bergerak

Pemerintah khawatir masyarakat yang baru pulang kampung dari zona merah ikut serta dalam Salat Id tersebut.

“Namun untuk pelaksanaan Salat Idul Fitri boleh dilaksanakan di masjid-masjid desa dengan syarat bagi OPP (Orang Pelaku Perjalanan), ODP (Orang Dengan Pemantauan), OTG (Orang Tanpa Gejala) dan PDP (Pasien Dalam Pemantauan) tidak ikut serta dalam pelaksanaannya,” ujar Bupati kemarin.

Herdiat menyampaikan sebelumnya Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam video conference menjelaskan Salat Idul Fitri berjamaah boleh dengan syarat wilayah tersebut ada di kategori level 1 (normal) dan tidak ditemukan kasus positif.

Namun untuk kebijakan teknisnya, Gubernur menyerahkannya kepada pemerintah daerah masing-masing.

Kalau melihat fatwa MUI, kata Bupati, MUI membolehkan untuk melaksanakan Salat Idul Fitri maupun Jumatan secara berjamaah tetapi dengan menerapkan protokoler kesehatan.

“Kami juga himbau masyarakat dilarang melaksanakan takbir keliling. Untuk pelaksanaan dipersilahkan dilakukan takbir malam Idul Fitri untuk melakukannya di masjid daerahnya masing-masing dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dan jaga jarak,” tegasnya.

Wakil Ketua MUI Ciamis Saeful Ujun menjelaskan dari Fatwa MUI Nomor 14 Tahun 2020 yang dikuatkan dengan Fatwa MUI Nomor 28 Tahun 2020 terkait panduan kaifiat (tata cara) takbir dan Salat Idul Fitri di tengah pandemi virus corona bahwa wilayah yang kasus Covid-19 masih terkendali bisa melaksanakan salat Idul Fitri, namun dengan menerapkan protokol kesehatan, pencegahan Covid-19. Sedangkan wilayah yang kasusnya tidak terkendali, Salat Idul Fitri dilakukan di rumah.

“Untuk Ciamis, kami sudah berkomunikasi dengan Gugus Covid-19 Ciamis, masih terkendali. Jadi untuk Idul Fitri nanti biasa seperti sebelumnya melaksanakan Salat Idul Fitri di masjid atau di lapang. “Tapi untuk sekarang harus menerapkan protokol kesehatan dan menjaga jarak,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DMI Ciamis H Wawan S Arifien menjelaskan sebelumnya keputusannya mengizinkan DKM menggelar salat Idul Fitri di Masjid Agung Ciamis sebagai langkah persiapan.

Baca juga : SPP Dukung Polres Ciamis Usut Pencurian Kayu Karet, Ini Hasil Investigasinya..

Ketika Salat Idul Fitri dilaksanakan, harus dipersiapkan langkah untuk menerapkan protokol kesehatan, seperti pemeriksaan suhu, membersihkan masjid, menyiapkan shaf berjarak dan lainnya. Tetapi, keputusan mutlak berada di pemerintah daerah, boleh atau tidak juga.

“Maka kita mempersiapkan saja. Kalau boleh dilaksanakan ya kita sudah siap. Kalau pun misalkan nantinya diputuskan tidak bisa ya tidak jadi persoalan. Tentunya tidak dilaksanakan,” ujarnya. (isr)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.