Si Kembar Akhirnya Berpelukan Usai 20 Tahun Terpisah, 1 di Tasik 1 di Blitar

1060
0
radartasikmalaya.com
Momen haru pertemuan si kembar yang terpisah 20 tahun dan dipertemukan di aplikasi Tik Tok, Kamis (22/10) pagi. denden ahdani / radar tv

KOTA TASIK – Dua saudara kembar, Trena Mustika (24) dan Treni Fitriyana (24), akhirnya bertemu dan berpelukan setelah 20 tahun terpisah, Kamis (22/10) sekira pukul 04.30 WIB.

Tangis haru dan bahagia, mewarnai momen pertemuan mereka di Stasiun Kereta Api Tasikmalaya pagi itu.

Penyambutan memang sengaja dilakukan kepada Treni yang datang dari Blitar, Jawa Timur, menggunakan Kereta Api (KA) Kahuripan.

Seluruh anggota keluarga ikut datang menyambut kedatangan Treni yang selama ini tak jelas kabarnya.

“Saya tahan-tahan agar tak nangis, akhirnya nangis juga,” kata Treni setelah bertemu keluarganya kepada wartawan.

Rasa haru dan bahagia Treni semakin memuncak setelah bertemu saudara kembarnya, Trena.

Ia tak menyangka saudara kembarnya itu ikut menyambut di Stasiun Tasikmalaya. Padahal, sebelumnya Trena berkabar akan menunggu di rumah.

“Saya kaget, masuk mobil tahu-tahu ada Trena,” terangnya.

Kisah pertemuan Trena dan Treni berawal dari media sosial (medsos) Tik Tok.

Ketika itu, Treni mengunggah sebuah video tentang dirinya.

Namun, tetangga Trena di Tasikmalaya mengira video itu merupakan buatan Trena.

Trena yang tak tahu-menahu mengenai video itu pun sempat bingung.

Sebab, ia tak pernah mengunggah video seperti itu. Namun, sosok di dalam video tersebut sangat mirip dengan dirinya.

Dari hal itu, Trena dan Treni mulai mencari tahu satu sama lain.

Trena bahkan menghubungi Treni yang berada di Jawa Timur.

Hingga akhirnya, mereka berdua meyakini terikat dalam satu hubungan saudara.

Trena dan Treni lahir di Maluku, 24 tahun silam.

Karena urusan kepercayaan dan hal lainnya, mereka berdua dipisahkan.

Trena diasuh oleh keluarga aslinya, sementara Treni diasuh oleh keluarga transmigran dari Jawa.

Namun, kerusuhan di Ambon membuat keduanya terpisah. Treni lebih dulu dibawa oleh pengasuhnya untuk tinggal di Jawa Timur pada 1996.

Sementara Trena dibawa oleh kedua orang tuanya kembali ke kampung halaman di Tasikmalaya pada 1999.

Sejak saat itu, keduanya putus komunikasi. Pihak keluarga sempat mencari satu sama lain, tapi tak juga membuahkan hasil.

Setelah puluhan tahun berlalu, baru keduanya kembali dipertemukan.

Kini, Trena dan Treni sama-sama tak kuasa menahan air matanya.

Mereka terus berpelukan di dalam mobil dengan tangisan yang terus bercucuran.

Diberitakan sebelumnya, aplikasi Tik Tok yang mengajak penggunanya menari diiringi lagu ternyata bisa mempertemukan saudara kembar yang sudah terpisah selama 20 tahun.

Dia adalah kakak adik Trena Mustika (24) dan Treni Fitri Yana (24). Trena tinggal di Indihiang, Kota Tasikmalaya.

Tepatnya di Kampung Cipaingeun RT 02 RW 02 Kelurahan Sukamaju Kaler. Sedangkan Treni di Blitar, Jawa Timur.

Mereka bisa bertemu kembali selama 20 tahun berpisah lewat unggahan Tik Tok adiknya, Treni yang selama ini aktif di media sosial.

Sedangkan, Trena tiap harinya menjadi ibu rumah tangga dua anak.

Ayah Kandung Trena-Treni, Enceng Dedi (59) mengatakan, anak kembanya ini memiliki 6 saudara yang selama ini tinggal di Kampung Cipaingeun.

Selama ini, Treni yang tinggal di Blitar, baru mengetahui kalau ayah dan saudara-saudara kandungnya dan keluarga besarnya tinggal di Kota Tasik.

“Saya ayah kandung Treni dan Trena yang baru bisa bertemu lagi setelah terpisah 20 tahun. Mereka bertemu di Tik Tok,” katanya kepada wartawan saat ditemui di rumahnya.

Trena dan Treni, terang dia, sebetulnya saudaranya 7 orang. Hanya saja seorang kakaknya yang perempuan meninggal dunia saat masih kecil.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.