0 Argentina vs Kolombia 2

Si Kutu Mati Kutu

30
0
zimbio KECEWA. Kapten Tim Tango Lionel Messi menunjukkan kekecewaannya usai timnya kalah dari Kolombia pada laga perdana Copa America 2019, kemarin.

SALVADOR – Argentina secara mengejutkan takluk dari Kolombia di pertandingan pertama Grup B Copa America 2019. Ini tanda-tanda buruk bagi La Albiceleste dan sang superstar, Lionel Messi.

Dua pemain pengganti Kolombia menjadi mimpi buruk Argentina di Arena Fonte Nova, pagi kemarin. Roger Martinez yang menggantikan Luis Muriel membuka keunggulan Kolombia pada menit ke-71. Setelah itu, Duvan Zapata yang masuk mengisi tempat Radamel Falcao menaklukkan Franco Armani untuk kali kedua di menit ke-86.

Kekalahan 0-2 ini membuat Argentina yang terakhir kali meraih gelar 26 tahun silam kini harus bekerja keras di dua laga berikutnya kontra Paraguay dan Qatar. Jika tak bisa bangkit, puasa gelar mereka akan semakin panjang.

Messi mungkin adalah sosok yang paling khawatir. Setelah bergelimang gelar bersama Barcelona, kapten Tim Tango itu sejak awal berharap bisa mengangkat trofi perdananya di Brasil. Makanya, kekalahan dari Kolombia diakui Messi membuatnya kecewa.

“Kami pergi dari sini dengan perasaan pahit. Di babak kedua kami memiliki peluang. Kami tidak ingin memulai dengan cara ini, jelas, tetapi sekarang kami harus mengangkat kepala dan terus maju,” kata pemenang lima kali Ballon d’Or tersebut setelah pertandingan seperti dilansir AFP.

Pada laga kemarin Si Kutu–julukan Messi–seolah mati kutu. Ia memang menjadi pemain dengan jumlah tembakan terbanyak. Hanya saja, sepanjang pertandingan, nyaris tidak ada bahaya yang ditimbulkan EL Messiah untuk gawang David Ospina.

Tembakan bebasnya di menit ke-62 dengan mudah dijinakkan Ospina. Sedangkan peluang terbaiknya lewat tandukan jarak dekat di menit ke-67 hanya menyamping di sisi kiri tiang gawang.

“Di babak pertama kami sedikit mundur dan bertahan, tetapi di babak kedua kami benar-benar terbuka. Setiap kali Anda kalah, itu sulit,” tegas kapten Argentina dan Barcelona tersebut.

Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, tak kalah kecewa. Namun, ia menegaskan, tidak ada yang harus disalahkan setelah hasil negatif ini. “Di setiap gol ada kesalahan dan hal-hal yang harus diperbaiki. Kami adalah grup, tim. Kami semua kalah dan akan meningkatkan semuanya,” tegasnya di AS.

Sukses mempermalukan Argentina, Pelatih Kolombia, Carlos Queiroz tetap merendah. “Kami senang dengan hasilnya, tetapi ini hanya permulaan. Sekarang kami harus beristirahat dan bersiap bertarung lebih banyak. Kita harus menghadapi Qatar dan Paraguay dengan kerendahan hati yang sama,” kata Queiroz dikutip EFE.

Pelatih berpaspor Portugal memuji timnya. Khususnya untuk keberhasilan mereka meredam Messi. “Kami bermain dengan banyak disiplin, konsentrasi, dan tanggung jawab. Kami sedikit mengendalikan Messi, kami selalu berbicara tentang dia,” ujarnya.

Kolombia sekarang ditempatkan sebagai kandidat utama pemenang grup B. Akan tetapi, James Rodriguez dan kawan-kawan tidak mau terlena. Target mereka adalah melaju ke final dan juara. “Kami masih jauh dari tujuan,” kata playmaker Real Madrid tersebut. (amr/fin)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.