Siagakan Alat Berat di Jalur Mudik

17

GARUT KOTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut akan menyiagakan alat berat di titik rawan bencana sepanjang jalur mudik. Hal tersebut diungkapkan Bupati Garut H Rudy Gunawan.

“Wilayah Garut kan rawan bencana, jadi kita siaga alat berat. Supaya ketika ada tanah longsor, petugas bisa bergerak cepat untuk menanggulangi,” ujar bupati kepada wartawan di Pendopo Garut Jumat (24/5).

Menurut dia, wilayah yang paling rawan bencana longsor di jalur utama selatan Jawa Barat ini yakni Jalan Limbangan hingga Malangbong yang berbatasan dengan Tasikmalaya serta Jalan Kadungora. Jalan tersebut merupakan jalur utama yang digunakan para pemudik dan pebalik, sehingga sangat krusial.

“Jadi kita akan upayakan antisipasinya. Walau sekarang sudah jarang turun hujan, tapi tetap harus diantisipasi. Kami juga terus berkoordinasi dengan kepolisian,” tambahnya.

Rudy menerangkan selain di jalur utama, alat berat juga disiapkan di wilayah selatan Garut. Seperti di Jalan Talegong-Cisewu, Jalan Pakenjeng-Bungbulang dan Jalan Cikajang-Pameungpeuk. “Wilayah selatan itu sangat rawan bencana. Sudah ada pemetaan daerah rawannya dan akan disiapkan petugas,” ujarnya.

Petugas gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sudah siaga selama 24 jam selama arus mudik dan balik. “Kantor kecamatan juga bisa dipakai untuk istirahat atau rest area. Di jalur selatan saya minta camat sediakan fasilitas seperti tukang pijat,” katanya.

Rudy menambahkan pemerintah kabupaten akan berupaya maksimal melayani para pemudik. Pemudik pun diimbau untuk berhati-hati, terutama bagi yang menggunakan kendaraan roda dua. (yna)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.