Siapa Calon bupati Tasikmalaya pilihan anda?
17%

83%

SDN Kotabaru Siap Bertanding Lomba Egrang Tingkat Jawa barat

126
0
BERPRESTASI. Guru SDN Kotabaru foto bersama siswa pemain olahraga egrang Kamis (15/8). Siswa tersebut melaju ke kompetisi egrang tingkat Provinsi Jawa Barat. Fatkhur Rizqi / Radar Tasikmalaya

TASIK – Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kotabaru Kelurahan Kotabaru Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya gencar melestarikan permainan dan olahraga tradisional. Salah satunya olahraga egrang.

Kepala SDN Kotabaru Ira Lismara MPd mengatakan permainan egrang ini sangat kental dengan nilai budaya, nilai sportivitas, kerja keras dan keuletan. Makanya, siswa SDN Kotabaru diberikan pelatihan dan pengenalan yang intensif pada permainan tradisional tersebut melalui ekstrakurikuler egrang.

“Niatnya untuk mengembangkan olahraga tradisional yang hampir punah. Jadi, merasa terpanggil untuk melestarikan warisan budaya tersebut,” katanya kepada Radar, Kamis (15/8).

Dari pembinaan ekskul tersebut, sambungnya, salah satu siswanya yakni Azwar Maulana bisa meraih prestasi egrang di tingkat Kota Tasikmalaya. Bahkan siswa kelas 6 tersebut akan mengikuti lomba egrang di ajang Festival Olahraga Tradisional tingkat Provinsi Jawa Barat di Kabupaten Pangandaran 21 Agustus mendatang.

“Kami bersyukur karena salah satu siswa kami Azwar Maulana bisa membawa nama baik sekolah dan Kota Tasikmalaya untuk mengikuti lomba olahraga egrang di tingkat Provinsi Jawa Barat,” katanya.

Selain itu, SDN Kotabaru juga fokus melestarikan budaya Sunda dengan mengikut sertakan siswanya di ajang Apresiasi Bahasa dan Sastra Daerah (ABSD). “Siswa kami meraih harapan satu pada ABSD tingkat Kota Tasikmalaya,” katanya.

Guru Pembimbing Olahraga Egrang Iwan Setiawan SPd mengatakan permainan tradisional seperti egrang, gobak sodor dan lainnya sudah lama dikenalkan di SDN Kotabaru.

“Sejak kelas 3 SD siswa mulai dikenalkan dengan olahraga tradisional. Untuk latihan olahraga egrang bahkan dilakukan seminggu tiga kali,” ujarnya.

Menurutnya, dalam olahraga egrang itu memiliki nilai kerja keras tercermin dari semangat siswa itu sendiri, yang berusaha agar bisa berjalan dengan cepat dan stabil. “Olahraga egrang mengenalkan kecepatan dan sportivitas, bukan hanya melestarikan kebudayaan saja,” katanya. (mg1)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.