Siap Mengabdi untuk Tasikmalaya, Ini Deretan Aktivitas dan Prestasinya..

1881
1

Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2020, nama-nama kandidat bakal calon Bupati Tasikmalaya bermunculan.

Salah satunya, Deni Rusyniadi SAg. Pria kelahiran Desa Linggasirna Kecamatan Sariwangi Kabupaten Tasikmalaya, 11 Februari 1974 ini mengaku siap maju dalam perhelatan pesta demokrasi lima tahunan.

”Awal niatan ingin menjadi kandidat bakal calon bupati, karena banyak dorongan dari teman dan masyarakat,” ujar lulusan UIN Sunan Gunung Djati Bandung Tahun 2001, kepada Radar.

Obsesinya, Deni ingin membawa Kabupaten Tasikmalaya ke arah lebih baik lagi. ”Saya merasa terlecut ingin membangun daerah sendiri berkembang, dengan segala potensi yang dimilikinya,” terang dia.

Saat ini, Deni tercatat sebagai Direktur Institute For Civil Society Development (ICSD) Foundation atau organisasi nirlaba yang bergerak di bidang kesehatan dan lingkungan masyarakat di wilayah Jawa Barat, sejak tahun 1999 hingga sekarang.

Pria yang tinggal di Singaparna, di Kampung Babakankarang Desa Kecamatan Singaparna ini, sebelumnya, lebih banyak beraktivitas Bandung.

Dia pernah menjadi Ketua Dewan Walhi (Wahana Lingkungan Hidup Indonesia) Jawa Barat, pengurus PMII dan GP Ansor, serta Lakpesdam NU Bandung.

Saat ini, Deni berkecimpung sebagai kontributor yang membahas tema-tema dunia berkelanjutan termasuk Indonesia berkelanjutan.

”Saya juga termasuk relawan tim pemenangan Prabowo-Sandi tingkat Jawa Barat di Pemilu 2019 lalu,” ujarnya.

Meski memiliki niat maju sebagai kandidat di Pilkada 2020, Deni mengaku belum pernah menjadi pengurus atau masuk ke struktur kepartaian.

“Makanya saya akan berikhtiar terlebih dahulu, mudah-mudahan niat saya mewakafkan diri bisa dipercaya masyarakat,” tuturnya.

Selain itu, Deni pun aktif membina program Bersih-Bersih Masjid (BBM) khusus nya di Kabupaten Tasikmalaya, sebanyak 320 masjid dengan cara melatih kebersihan dan kesehatan masjid dan memberikan donasi alat-alat kebersihan masjid.

Deni tercatat pernah menempuh pendidikan non formal di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Muchtar Sariwangi Tahun 1989.

Kemudian Ponpes Abdul Jabar di Singaparna Tahun 1990, Ponpes Al-Muqowwamah Singaparna Tahun 1991-1993, Ponpes Ar-Riyad Tahun 1993 dan Ponpes Al-Ihsan Cileunyi Bandung Tahun 1995.

Dari sisi pengalaman organisasi, Deni pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Daerah Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jawa Barat Tahun 2008-2012, Koordinator Advokasi Koalisi untuk Jawa Barat Sehat Tahun 2001-2004, Sekretaris Walhi Jawa Barat Tahun 1999-2000, Anggota Perhimpunan Untuk Masalah Kependudukan (PPMK-SA) Tahun 1997-1999 dan Sekretaris Lakpesdam NU Kota Bandung Tahun 1999.

Termasuk Deni aktif sebagai Ketua III PMII Kota Bandung Tahun 1999, Kabid Lingkungan GP Ansor Kota Bandung Tahun 1996, Sekretaris Himpunan Alumni Ponpes Al-Muqowwamah Singaparna Tahun 2014-2019, Tim Monev Nasional Environmental Services Program USAID Tahun 2012.

Selanjutnya, sebagai Fasilitator Health Services Program di USAID Tahun 2006, Direktur Community Recovery Program / ICSD- UNDP Tahun 1999 dan Tim Lapangan Program Aman Tirta CCP-Jhon Hopkin University.

“Dengan pengalaman di organisasi dan masyarakat ini, mudah-mudahan bisa menjadi bekal saya untuk maju di Pilkada,” tandasnya. (dik)

1 KOMENTAR

  1. Dengan segala kerendahan hati punteun bapak desa ketsagalih kampung parung jagong butuh bantuan bangun jembatan utk aktifitas ke pasar. Hatur nuhun

  2. loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.