SIAP-SIAP! 15 Januari Warga Ciamis Mulai Divaksin Covid-19

55
0
radartasikmalaya.com
ilustrasi vaksin/Net

CIAMIS – Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Ciamis, akan dimulai tanggal 15 Januari 2021.

Hal ini dilaksanakan karena menyusul kegiatan vaksinasi di Pusat dan Provinsi Jabar, yaitu tanggal 13 dan 14 Januari 2021.

Hal itu disampaikan Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya saat memimpin rapat evaluasi satgas Covid -19 yang berpusat di Aula Adipati Kusumadiningrat, Kamis (07/01/2021).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Ciamis, Sekda Ciamis, Asisten Daerah, Unsur Forkopimda, Seluruh SKPD dan diikuti oleh 27 Kecamatan dan seluruh Kepala Desa se Kabupaten Ciamis secara Virtual.

Herdiat mengatakan, pelaksanaan vaksinasi akan dilakukan secara bertahap.

Untuk tahap pertama jumlah vaksinasi untuk Kabupaten Ciamis yakni sebanyak 3.800 Orang.

“Tahap pertama akan dilaksanakan oleh 10 orang dari unsur forkopimda. Termasuk saya Bupati, Pak Wakil Bupati serta yang lainnya,” ucap Herdiat.

Bupati menjelaskan, untuk tahap awal ini akan lebih diprioritaskan bagi para tenaga kesehatan.

Termasuk para petugas atau instansi yang berhadapan langsung dengan masyarakat, diantaranya TNI dan Polri.

“Untuk pelaksanaan vaksinasi tersebut akan dilaksanakan secara tersebar di setiap Kecamatan atau di setiap Puskesmas dan dengan ketentuan bagi yang divaksinasi yaitu di atas usia 18 Tahun dan di bawah usia 59 Tahun”, terang Bupati

Sementara untuk evaluasi percepatan penanganan Satgas Covid-19, Herdiat menjelaskan, bahwa tracking kasus positif covid-19 di Kabupaten Ciamis setiap harinya terus mengalami kenaikan.

“Tercatat sampai tanggal 6 januari 2021 terkonfirmasi positif covid-19 yakni sebanyak 1.229 orang,” ujarnya.

Rinciannya, masih aktif positif covid-19 sebanyak 536 orang, sembuh 645 orang, isolasi atau di rawat di Rumah Sakit 58 orang, isolasi mandiri 478 orang dan meninggal dunia sebanyak 48 Orang.

Setelah di teliti, kata Herdiat, kenaikan jumlah terkonfirmasi positif tersebut salah satunya akibat pasien yang melaksanan isolasi mandiri, namun tidak disiplin dan malah berkeliaran.

“Kejadian itulah yang menjadi perhatian kita semua untuk terus meningkatkan pengawasan terhadap para pasien terkonfirmasi positif yang melaksanakan isolasi mandiri,” ucapnya.

Dipenghujung acara, Herdiat menyampaikan, di daerah Kabupaten/ Kota lain saat ini sudah melaksanakan PSBB kembali.

Akan tetapi untuk Kabupaten Ciamis tidak melaksanakan karena masih berada di Zona Orange.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis dr. Yoyo, mengungkapkan, bahwa jenis vaksin yang akan digunakan sudah diuji diberbagai negara dan sudah lulus uji tahap tiga serta lulus uji WHO sehingga layak untuk digunakan. (release)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.