Siap Tekan Angka Pengangguran

127
0
KOMPAK. Pengurus DPK Apindo Garut foto bersama usai Musyawarah Cabang di Hotel Harmoni Rabu (10/7). Mereka siap membantu Pemerintah Kabupaten Garut menekan angka pengangguran. Soni Tarsoni / Rakyat Garut
Loading...

TAROGONG KALER – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) akan membantu pemerintah dalam menurunkan angka pengangguran di Kabupaten Garut. Saat ini jumlah pengangguran di Kabupaten Garut masih tinggi.

“Di Garut ada 73 ribu orang pengangguran. Jumlah itu meningkat setiap tahunnya. Jadi kami akan ikut bantu menurunkannya,” ujar Ketua DPK Apindo Kabupaten Garut H Dody Hermana usai Musyawarah Cabang Apindo Garut di Hotel Harmoni Rabu (10/7).

Penurunan angka pengangguran merupakan salah satu program kerja yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat, setelah dirinya terpilih kembali menjadi Ketua DPK Apindo Garut periode ketiga. “Kami ingin keberadaan Apindo di Garut ini perannya dirasakan oleh masyarakat,” katanya.

Dalam menurunkan angka pengangguran, langkah pertama yang akan diambil yakni meminta database jumlah pengangguran ke Disnaker Garut. Setelah itu pihaknya akan meminta perusahaan yang tergabung dalam Apindo merekrut pekerja yang merupakan warga asli Garut.

“Nanti kami akan identifikasi dulu perusahaan-perusahaannya. Kami akan minta perusahaan ini untuk bisa merekrut pekerja lokal Garut,” katanya.

Selain upaya itu, Apindo yang masuk dalam dewan pengupahan, bersama pemerintah kabupaten akan berupaya menarik investor untuk membuka perusahaan di Kabupaten Garut. “Besaran UMK ini akan berpengaruh terhadap datangnya investor. Jadi kami akan upayakan penetapan upah ini bisa menarik investor membangun perusahaan di Garut,” terangnya.

Dengan banyaknya perusahaan di Garut, kata dia, penyerapan tenaga kerja juga akan meningkat. Sehingga berdampak pada penurunan pengangguran di Kabupaten Garut. “Kami juga akan membantu para pekerja untuk mendapatkan jaminan dalam pekerjaannya,” katanya.

Loading...

H Dody mengakui memang selama ini keberadaan Apindo belum dikenal masyarakat. Tetapi keberadaan Apindo sudah memberikan hal nyata, khususnya dalam segi pengupahan.

“Selama saya menjabat 10 tahun, Apindo bersama pemerintah berhasil merumuskan UMK dari mulai upah di bawah Rp 1 juta sampai sekarang ini yang mencapai Rp 1,8 juta dan sudah masuk dalam KHL (kebutuhan hidup layak),” ujarnya.

Terpisah, Sekretaris Apindo Jawa Barat Martin Benyamin Candra berharap pemimpin Apindo Garut bisa membawa dampak bagus bagi kemajuan perusahaan di Garut. “Kami ingin banyak berdiri perusahaan di Garut dan berdampak baik untuk kemajuan Garut ini,” ujarnya.

Menurut dia, potensi masuknya perusahaan-perusahaan ke Garut sangat besar. Hal itu karena UMK di Garut ini masih bisa terjangkau pengusaha. Selain lokasi wilayah yang berdekatan dengan Bandung menjadi magnet para investor membuka usaha di Garut. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.