Siapkan Pemimpin Masa Depan, Siswa Al Muttaqin Kota Tasik Dibekali Pendidikan Organisasi

47
0
ISTIMEWA. KOMPAK. Siswa SMA Al Muttaqin yang tergabung dalam gerakan Pramuka setelah melakukan bagi sembako untuk masyarakat yang terdampak Covid-19 beberapa waktu lalu.
ISTIMEWA. KOMPAK. Siswa SMA Al Muttaqin yang tergabung dalam gerakan Pramuka setelah melakukan bagi sembako untuk masyarakat yang terdampak Covid-19 beberapa waktu lalu.

TASIK – Di era pandemi Covid-19, peran sekolah harus menumbuhkan minat dan bakat siswa. Caranya dengan memperkenalkan dan mengajak anak didik berorganisasi.

Kepala SMA Al Muttaqin Tasikmalaya Drs Jenal Al Purkon MPd menjelaskan, kalau ingin melihat masa depan bangsa lihatlah pendidikan generasi muda sekarang ini. Oleh karena itu, siswa penting dibekali organisasi untuk menyiapkan pemimpin di masa yang akan datang.

”Karena manfaat organisasi bagi peserta didik diantaranya untuk membekali dan melatih mereka baik hard skill maupun soft skill,” kata dia akhir minggu lalu.

Agar kegiatan organisasi tetap berjalan di SMA Al Muttaqin dilaksanakan dengan daring, dari pembinaan dan rapat koordinasinya.

“Sehingga tetap dapat melatih jiwa kepemimpinan, memperluas pergaulan, melatih komunikasi dan melatih kepeduli,” ujarnya.

Kepala SMAN 10 Tasikmalaya Dr H Yonandi SSi MT mengatakan organisasi sangat penting buat siswa, karena membentuk kolaborasi positif dan meningkatkan keterampilan hidup siswa dan kemajuan sekolah. Siswa juga bisa belajar kemampuan berkomunikasi, berkreasi dan berinovasi.

”Siswa mampu mengeluarkan ide dan gagasan yang baik untuk membantu kemajuan bersama dan sekolah,” kata dia.

Jadi, sambung Yonandi, bekal siswa mengikuti organisasi di sekolah bisa membuat mental kuat dan menumbuhkan jiwa sosial sehingga tanggap menghadapi masalah di sekitar lingkungan.

”Maka membantu siswa memiliki jiwa sosial yang tinggi sehingga mempunyai sifat gotong royong dan solidaritas,” ujarnya.

Di SMAN 10, kata Yonandi, ada berbagai organisasi yaitu OSIS, Pramuka, PMR, kelas bahasa asing, Perspektif, kewirausahaan, PKS, Siber, dan lainnya. Oleh karena itu, ia mempunyai kebijakan siswa harus aktif berorganisasi. Karena akan membentuk mental yang kuat. Itu juga salah satu solusi untuk terhindar dari hal negatif, seperti tawuran dan narkoba.

”Dengan berorganisasi bisa pandai bergaul, meningkatkan intelektual, semakin kreatif, dan percaya diri,” katanya.

Pada pandemi ini, lanjutnya, pihaknya tidak membatasi siswa dalam berorganisasi dengan berkreasi melalui pemanfaatan teknologi. Maka semua kegiatan dilakukan secara virtual.

”Menghidupkan organisasi secara daring. Seperti rapat, mengadakan lomba, dan mengikuti lomba,” ujarnya. (riz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.