Siapkan Perahu Karet di Posko Bencana

56
0
PERAHU KARET. Perahu karet disiapkan di Posko Gabungan Siaga Bencana yang dibentuk Polres Tasikmalaya, Kodim 0612 Tasikmalaya dan pemerintah daerah, Kamis (19/12). DIKI SETIAWAN / RADAR TASIKMALAYA

SINGAPARNA – Polres Tasikmalaya, Kodim 0612 Tasikmalaya dan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menyiapkan Posko Gabungan Siaga Bencana, Kamis (19/12).

Posko Gabungan Siaga Bencana tersebut dipersiapkan untuk mempercepat dan mempermudah koordinasi antar instansi terkait dalam penanganan dan penanggulangan bencana alam di wilayah Kabupaten Tasikmalaya, di akhir tahun ini.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Dony Eka Putra SIK mengatakan, dalam apel gelar pasukan Operasi Lilin Natal dan Tahun Baru 2019 ini, semua pihak dilibatkan dari mulai TNI, BPBD, Satpol PP, Damkar, Tagana, Dishub, Dinkes, Linmas, Senkom dan Pramuka.

Menurut Dony, bersamaan Operasi Lilin Natal dan Tahun Baru 2019, Polres Tasikmalaya bersama Kodim dan pemerintah Kabupaten Tasikmalaya serta unsur terkait lainnya, sepakat untuk membentuk Posko Gabungan Siaga Bencana.

“Kita sudah berbicara dengan dandim, Pak dandim sudah mempunyai inisiatif untuk membuat Posko Gabungan Siaga Bencana saat ini kita sedang dikoordinasikan dengan rekan BPBD dan Basarnas, sebagai ujung tombak penggeraknya dandim,” jelas Dony kepada wartawan, kemarin.

Lanjut dia, pembentukan posko ini supaya ketika ada sesuatu hal yang berkaitan dengan musibah bencana alam di Kabupaten Tasikmalaya, semua perwakilan unsur terkait bisa berkoordinasi dan cepat dalam penanganan dan penanggulangan bencana. “Sehingga untuk menggerakan personelnya akan lebih mudah dan cepat terkoordinasi dalam penanganan bencana,” katanya.

Adapun untuk jumlah personel dalam Operasi Lilin Natal dan Tahun Baru, lanjut dia, sebanyak 668 personel gabungan yang diturunkan dari Polri, TNI, Satpol PP, Pramuka, Dinkes, Dishub, Tagana dan BPBD.

“Yang menjadi titik fokus pengamanan ini khususnya di tempat keramaian. Seperti Tasik Selatan, objek wisata, tempat ibadah gereja di Cipatujah dan jalur rawan longsor, karena masuk musim hujan,” katanya, menambahkan.

Dandim 0612 Tasikmalaya Letkol Inf Imam Wicaksana menambahkan, dibentuknya Pokso Gabungan Siaga Bencana ini untuk quick respons terhadap bencana-bencana alam yang terjadi di Kabupaten Tasikmalaya.

“Apabila terjadi sesuatu hal bencana alam, kita bisa langsung dalam hitungan menit atau tidak terlalu lama sudah berada di tempat kejadian dan bisa memberikan solusi untuk penanganan bencana alam tersebut,” jelas dia.

Asisten Daerah (Asda) 2 Setda Kabupaten Tasikmalaya Heri Bimantoro Ruslan mengatakan, dalam mendukung dibentuknya posko ini, pemerintah daerah akan memaksimalkan peran BPBD dan Dishub. “Silahkan bersama Polres Tasikmalaya dan Kodim termasuk instansi lainnya, kita antisipasi segala sesuatu yang berkaitan dengan bencana alam bisa diantisipasi sejak awal,” ucapnya.

Pantauan Radar, berbagai perlengkapan penanganan bencana pun disiagakan di posko tersebut. Di antaranya perahu karet dan perlengkapan lainnya yang menunjang penanganan bencana. (dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.