Siapkan SDM untuk Industri

152
0
DIKLAT. Ketua DPK Apindo Garut H Dody Hermana bersama Assisten Direktur PT Changsin Reksa Jaya Kridha Yudha dan Kepala Bidang Pengembangan SDM Industri Kementerian Perindustrian RI Arif Fadillah bersama peserta diklat Jumat (12/7). Soni Tarsoni / Rakyat garut

SAMARANG – Kementerian Perindustrian mengadakan pendidikan dan pelatihan (diklat) mesin industri alas kaki bagi masyarakat Garut. Kegiatan tersebut digelar di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Latihan Kerja Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) Jalan Raya Samarang.

Pelatihan angkatan pertama mulai 8 sampai 25 Juli 2019 ini diikuti 100 masyarakat. “Pelatihan ini ada tiga gelombang. Kami targetkan pesertanya 300 orang,” ujar Kepala Bidang Pengembangan SDM Industri Kementerian Perindustrian RI Arif Fadillah kepada Rakyat Garut di lokasi pelatihan Jumat (12/7).

Diklat tersebut diadakan untuk membentuk sumber daya manusia (SDM) agar siap bekerja di sektor industri, khususnya alas kaki. Sektor industri tersebut menjadi salah satu terbesar di Kabupaten Garut. “Jadi kami siapkan SDM-nya, sehingga ketika direkrut sudah siap bekerja,” ujarnya.

Dia menerangkan pelatihan tersebut sebagai salah satu jawaban dari keinginan pelaku industri yang membutuhkan pegawai dengan kemampuan mengoperasi mesin indutri dan kebutuhan lainnya. “Kami ingin keberadaan industri di Garut ini dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar. Saya tidak ingin para pegawai yang mengisi di perusahaan yang ada di Garut ini orang luar,” katanya.

Assisten Direktur PT Changsin Reksa Jaya Kridha Yudha berterima kasih dengan adanya pelatihan tersebut. Karena pihaknya juga menginginkan karyawan yang direkrutnya mempunyai SDM, skill dan attitude yang baik dalam bekerja. “Kegiatan ini sangat membantu kami dalam mencari karyawan di Garut yang mempunyai keahlian dalam bidang industri alas kaki seperti di PT Cangsin ini,” ujarnya.

Dia mengatakan dalam menerima pekerja pihaknya memprioritaskan warga Kabupaten Garut, khususnya wilayah yang berdekatan dengan pabrik yakni Kecamatan Leles dan Kadungora. Sampai akhir tahun ini, pihaknya menargetkan merekrut 1.000 karyawan. “Kalau lima tahun ke depan kami targetkan terima 25.000 karyawan. Jadi kami sangat memerlukan sekali karyawan di sini,” katanya.

Ketua DPK Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Garut H Dody Hermana menyambut baik kegiatan yang diadakan Kementerian Perindustrian. Kegiatan tersebut sejalan dengan program kerja Apindo lima tahun ke depan, yakni mengentaskankan pengangguran di Kabupaten garut. “Pelatihan ini salah satu cara untuk mengurangi pengangguran di Garut. Ini merupakan langkah bagus,” terangnya.

Dia menerangkan saat ini kebutuhan pegawai di PT Cangsin saja dalam lima tahun ke depan 25 ribu karyawan. Kebutuhan ini merupakan peluang untuk mengurangi angka pengangguran di Garut. “Kalau PT Cangsin butuh 25 ribu orang dan Adidas membutuhkan seribu orang serta perusahaan-perusahaan lainnya yang juga membuka lowongan, ini peluang bagus untuk mengurangi pengangguran,” ujarnya.

Maka dari itu pihaknya berharap ke­giatan pelatihan terus dilakukan un­tuk memenuhi kebutuhan pekerja di perusahaan industri di Garut. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.