Siasati Lonjakan Harga, Hadirkan Produsen Pakan

35
KOMODITAS. Pengendalian harga telur ayam akan menjadi salah satu prioritas Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Tasikmalaya.Firgiawan / Radar Tasikmalaya

BUNGURSARI – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Tasikmalaya merumuskan program unggulan dalam upaya menjaga kestabilan bahan pangan dan inflasi. Komoditas telur ayam pun terbilang paling rentan mengalami lonjakan.

Kepala Subbagian Produksi dan Industri Bagian Ekonomi Setda Kota Tasikmalaya H Ramdhan menuturkan salah satu upaya dalam mendorong kestabilan telur ayam, pihaknya bakal berkoordinasi dengan dinas teknis untuk mengkaji zonasi serta perizinan bagi peternakan ayam petelur. “Kebutuhan kita akan telur ayam terbilang tinggi. 30 persen pasokan kebutuhan, disuplai dari Blitar,” tuturnya kepada Radar, Jumat (8/2).

Menurutnya, ketergantungan suplai daerah luar, tentunya cukup berpengaruh terhadap harga pasar. Selain adanya biaya transport, kualitas telur juga terbilang menurun karena ketika tiba di Kota Tasikmalaya sudah tersimpan beberapa waktu. “Datang ke sini kurang segar, dan kualitasnya juga menurun. Harga tentu cukup tinggi,” ucapnya.

Belum lagi, kata dia, produsen lokal juga saat ini terbilang belum bisa mengoptimalisasi biaya produksi, di mana 60 sampai dengan 70 persen cost produksi ditelan biaya pakan. “Maka dari itu, mau tidak mau daerah harus bisa menghasilkan produksi pakan sendiri. Nantinya, berimbas terhadap harga komoditas apabila terjadi efisiensi biaya produksi,” kata dia.

Selain itu, TPID juga akan menjajaki kerja sama antar daerah dalam upaya pemenuhan komoditas pangan. Termasuk bekerja sama dengan daerah tetangga penghasil komoditas tertentu, sehingga tidak perlu menanti suplai dari daerah yang terbilang lebih jauh. “Tetap yang kami waspadai itu ketersediaan pangan. Apalagi mau memasuki pesta demokrasi, sedikit banyaknya memengaruhi kestabilan ekonomi dan inflasi,” ujar Ramdhan. (igi)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.