Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.1%

19.8%

7.3%

69.8%

Sidak Kemenkumham, Pegawai dan Penghuni Lapas Tasik Dites Urine

92
1

KOTA TASIK – Petugas Kanwil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Jawa Barat (Jabar) melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II B Tasikmalaya.

Dalam sidak yang digelar, Rabu (17/06) siang itu, seluruh pegawai dan penghuni lapas tes urine.

Kepala Lapas Kelas II B Tasikmalaya, Sulardi mengatakan, pelaksanaan sidak dan tes urine itu dilakukan kepada seluruh pegawai lapas.

Selain itu, para warga binaan dalam lapas juga harus melakukan tes urine.  “Ini dilakukan untuk mencegah peredaran narkoba di dalam lapas,” katanya kepada wartawan, Rabu (17/06) sore.

Terang dia, dari 93 pegawai yang melakukan tes urine, seluruhnya dinyatakan negatif.

Sementara tes urine untuk warga binaan dilakukan secara bertahap hingga Kamis (18/06).

“Karena hari ini waktunya tidak cukup, akan kita lanjutkan besok. Sementara tak ada yang ditemukan positif,” terangnya.

Selain melakukan tes urine, seluruh kamar yang ada di dalam lapas juga diperiksa.

Sulardi mengatakan, dari penggeledahan, tidak ditemukan benda-benda mencurigakan.

Kepala Bidang Pelayanan Tahanan, Kesehatan, Rehabilitasi, Benda Sitaaan, Barang Rampasan Negara, dan Keamanan, Kanwil Kemenkumham Jabar, Damari menuturkan, sidak dan tes urine ini tak hanya dilakukan di Lapas Tasikmalaya.

Pihaknya juga telah berkeliling ke lapas di Banjar dan Ciamis untuk memastikan tak ada peredaran narkoba di dalam lapas.

“Kita sudah berkeliling ke Banjar, Ciamis, dan hari ini Tasik, besok Garut. Kita melakukan kegaiatan ini untuk memberantas beredarnya narkoba di dalam lapas,” tuturnya.

Dalam sidak kali ini, petugas dari Kanwil Jabar melakukan tes urin kepada para pegawai dan warga binaan.

Selain itu, dilakukan penggeledah kamar-kamar warga binaan untuk meminimalisir barang-barang yang tak sesuai peruntukan di dalam lapas.

Damari mengatakan, sejauh sidak yang telah dilakukan dari Banjar hingga Tasikmalaya, tak ditemukan barang mencurigakan, apalagi narkoba.

Ia menyimpulkan, selama masa pandemi Covid-19 kondisi di dalam lapas lebih terkendali.

“Jangankan narkoba, HP atau senjata saja tidak boleh dan tidak kita temukan,” jelasnya.

(rezza rizaldi)

loading...

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.