Sidang Kasatpol PP Kabupaten Tasik Batal Digelar

51
0
ISTIMEWA MENYERAHKAN BERKAS. Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya menyerahkan berkas dugaan pelanggaran netralitas ASN Kadis Pol-PP kepada Pengadilan Negeri Tasikmalaya dan akan dijadwalkan sidang pada Senin (1/2).
ISTIMEWA MENYERAHKAN BERKAS. Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya menyerahkan berkas dugaan pelanggaran netralitas ASN Kadis Pol-PP kepada Pengadilan Negeri Tasikmalaya dan akan dijadwalkan sidang pada Senin (1/2).
Loading...

SINGAPARNA – Agenda persidangan dugaan pelanggaran netralitas ASN oleh Kepala Dinas Satpol-PP Kabupaten Tasikmalaya Iwan Ridwan batal digelar Jumat (29/1) dan akan dijadwalkan ulang pada Senin (1/2).

Rencananya, agenda persidangan perkara dugaan pelanggaran netralitas ASN akan dilaksanakan Jumat (29/1) ini. Namun menurut bagian seksi pidana umum (Pidum) Kejari Kabupaten Tasik baru penyerahan berkas dan barang bukti ke PN Tasikmalaya, sehingga belum bisa dilaskanakan Jumat (29/1).

Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya Rizal Sanusi mengatakan, Jumat (29/1) ini belum dilaksanakan sidang perdana dugaan pelanggaran netralitas ASN oleh kepala Dinas Satpol-PP Kabupaten Tasikmalaya.

“Hari Jumat (29/1) ini baru penyerahan berkas dan barang bukti perkara dugaan pelanggaran netralitas ASN oleh Kasatpol-PP ke PN (Pengadilan Negeri, Red) Tasikmalaya,” terang Rizal, kepada Radar, Jumat (29/1).

Baca juga : Tim Verifikasi BPNT Kabupaten Tasik Endus Banyak & PERMAINAN Penyaluran Bansos

loading...

Menurut dia, rencananya Jumat (29/1) ini memang akan sidang, namun berkas dan barang bukti baru bisa dilengkapi oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Dan informasi dari PN Tasikmalaya sendiri, untuk agenda perdana sidang perkara dugaan netralitas ASN ini akan digelar Senin (1/ 2). Dengan agenda pertama penyampaian dakwaan dari JPU Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya.

“Jika tidak ada eksepsi atau penolakan keberatan terhadap dakwaan yang disampaikan oleh terdakwa atau kuasa hukumnya, maka selain penyampaian dakwaan, nanti agenda sidang selanjutnya bisa menghadirkan saksi dan selanjutnya langsung agenda sidang vonis atau putusan inkrah,” papar dia.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya Donni Roy Hardi SH menambahkan, untuk proses persidangan dalam perkara pelanggaran netralitas ASN, menyangkut pidana pemilu prosesnya sidangnya tidak akan lama.

“Kami diberikan waktu selama tujuh hari, namun lama tidaknya jalannya persidangan tegantung nanti prosesnya, yang jelas agenda persidangan perdana adalah pembacaan dakwaan oleh JPU, setelah semua berkas dan barang bukti diserahkan ke PN Tasikmalaya,” ungkap dia. (dik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.