Sihir Santiago Solari

11

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

MELILLA – Santiago Solari menyihir penggemar Real Madrid dalam debutnya sebagai pelatih. Di tengah krisis dan badai cedera, ia memimpin Madrid meraih hasil gemilang di markas UD Melilla.

Kemenangan 4-0 menjadi persembahan pertama Solari untuk El Real setelah ditunjuk menggantikan Julen Lopetegui. Empat gol Los Blancos di leg pertama babak 32 besar Copa del Rey ini dilasahkan Karim Benzema, Marco Asensio, Alvaro Odriozola dan Cristo Gonzalez.

Meski Melilla hanya klub Segunda B, torehan di Alvarez Claro Stadium, Kamis, 1 November, dinihari kemarin, tetap mendapat apresiasi.

Selain karena ini adalah kemenangan terbesar Madrid di musim 2018/2019, Solari dianggap bisa memahami tim dan keinginan pendukung Madrid.

Dalam line-up pertamanya, pelatih interim asal Argentina itu memilih Vinicius Junior sebagai bomber utama, yang sejak awal memang sudah sering disuarakan banyak pendukung Los Blancos. Striker 18 tahun itu pun membalas kepercayaan sang pelatih dengan penampilan luar biasa.

Pada laga perdananya sebagai starter, pemain junior Brasil itu bermain sangat baik di babak pertama. Tepat sebelum jeda, Vini mengatur gol Marco Asensio.

Pada menit ke-71, ia juga menunjukkan skill tembakan jarak jauhnya. Sayang, bola hanya membentur mistar gawang.

Kasus Vinicius adalah contoh jelas tentang apa yang bisa dilakukan Julen Lopetegui pada saat berkuasa di Santiago Bernabeu, namun ia memilih tidak mencoba memaksimalkan potensi bakat Brasil itu.

Selama era Lopetegui, mantan penyerang Flamengo itu hanya diberi waktu bermain 20 menit.

Hal yang sama untuk bek kanan Alvaro Odriozola yang hanya menjadi pilihan ketiga Lopetegui. Ia tampil sangat bagus.

Selain memberi assist untuk gol Benzema, pemain berbanderol 30 juta euro itu sangat kuat di belakang dan menjadi ancaman serius saat membantu penyerangan.

Menyempurnakan penampilannya, Odriozola yang dibeli dari Real Sociedad musim panas lalu mencetak gol pertamanya untuk Madrid pada menit ke-78.

Di luar dari pilihan starter-nya, termasuk memainkan Javi Sanchez dan Reguilon di pertahanan serta memberi debut pada Cristo Gonzalez yang mencetak gol di injury time, Solari juga tampak bisa mengembalikan hasrat bermain Madrid.

Pelatih berusia 42 tahun itu memang terlihat “kalem” saat berdiri di tepi lapangan hampir sepanjang pertandingan, tetapi ia bisa menyampaikan pesannya kepada pemain dan mereka mengatur permainan dengan mudah.

Solari sendiri bisa merasakan hawa positif dalam debutnya ini. “Saya senang akan kebahagiaan, kepositifan dan karakter yang ditunjukkan oleh tim ini. Komitmen itu bukan dengan saya, tetapi untuk jersey, klub dan diri mereka sendiri. Saya ada di tim ini dan kita semua bersama,” kata Solari setelah pertandingan dikutip dari Marca.

Nacho yang menyandang ban kapten di babak kedua setelah menggantikan Sergio Ramos menegaskan bahwa mereka akan berjuang semaksimal mungkin untuk Solari.

“Sekarang kami memiliki pelatih baru, yang bersemangat dan kami akan bertempur sampai mati untuknya,” tegasnya.

“Kami akan bekerja seolah-olah dia di sini untuk semusim penuh. Dia berasal dari sini, dia berpengalaman, dia telah memenangkan gelar bersama Madrid. Kami, para pemain, tidak harus membuat keputusan ini dan kami akan melihat apa yang terjadi tetapi dia pelatih yang hebat,” sambungnya.

Real Valladolid akan menjadi lawan Madrid berikutnya dan publik pasti akan menunggu seperti apa kehebatan Solari ketika sudah memimpin tim di laga La Liga. Namun, Pelatih Melilla, Luis Miguel Carrion cukup yakin Solari mampu meneruskan hasil positifnya.

“Mereka telah tampil pada tingkat yang hebat. Saya harap semuanya berjalan baik mulai sekarang,” kata Carrion di Mundo Deportivo. (fin)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.