Sikapi People Power, Ini Pernyataan Para Ulama Ciamis..

271
1

CIAMIS – Maraknya gerakan People Power disikapi dengan digelarnya Multaqo Ulama dari berbagai Pimpinan Pondok Pesantren, Ormas dan Cendikiawan Muslim se -Kabupaten Ciamis, Kamis (16/5) sekitar pukul 15.00 di Auala Hotel Tiara Kabupaten Ciamis.

Gerakan yang diinisiasi oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Ciamis inu menghasilkan 10 pernyataan sikap. Serta berharap People Power tidak terjadi, dan sepakat menjaga kondusivitas Ciamis.

Tokoh Ulama Kabupaten Ciamis, KH Saiful Ujun membacakan 10 peryataan sikap sebagai berikut:

“Semoga 10 poin itu harus bisa dipahami oleh semua pihak, dan agar bisa diterapkan,” terang KH Saiful Ujun.

Pihaknya mengingatkan semua pihak agar tidak terpancing dengan aksi yang inkonstitusional, baik langsung maupun tidak langsung.

Sebab, bertentangan dengan syiar islam. “Para ulama dan Pimpinan Ponpes dan Cendikiawan Muslim di Ciamis diharap bisa melakukan sosialisasi hasil Multaqo ini, supaya tercipta sinergitas,” ujarnya

Persoalan adanya gerakan People Power, pihaknya menilai aksi tersebut tidak baik menurut agama dan negara.
“Kami tidak setuju, karena nantinya aksi itu hanya akan sia-sia.
Pihaknya juga mengajak semua pihak untuk menerima keputusan KPU apapun hasil Pilpres pada tanggal 22 Mei nanti. Karena KPU merupakan lembaga yang resmi,” tandasnya.

Ditambahkan Ketua MUI Ciamis, KH Ahmad Hidayat, dengan adanya pertemuan ulama se- Kabupaten Ciamis melalui Multaqo ini, gerakan people power semoga tidak terjadi.

Ahmad berharap dengan adanya pertemuan ini, people power tidak terjadi. “Pada dasarnya warga Kabupaten Ciamis harus menerima keputusan KPU. Karena pada dasarnya harus iman terhadap ketentuan Allah, baik atau buruk satu keputusan nanti. Untuk itu pihaknya menghimbau kepada warga Kabupaten Ciamis untuk tidak ikut-ikutan berangkat ke Jakarta, lebih baik membina diri untuk beribadah dan menjaga kesucian bulan Ramadhan,” imbaunya.

Kapolres Ciamis, AKBP Bismo Teguh Prakoso SH SIk MH menutrukan, pihaknya mengapresiasi pertemuan Multaqo Ulama Ciamis, dengan hadirnya Pimpinan Pondok Pesantren, Ormas dan Cendikiawan Muslim se -Kabupaten Ciamis tersebut.

“Tentunya, semua sepakat menjaga kondusifitas di Kabupaten Ciamis, tidak ada riak dan selalu kondusif. Kami mengajak bulan suci Ramadhan diisi dengan berbagi kegiatan yang baik, seperti beribadah di masjid, termasuk menjaga kedamaian dan kesejukan,” pungkasnya. (isr)

loading...

1 KOMENTAR

  1. Sudah terbukti kok, simpati yg kebabablasan tdk menuai hasil yg positif utk personalnya….HS yg dibekuk di Parung Bogor, IY terciduk di Bekasi dan 1 lg irt dr Merangin Jambi… Ke 3 nya tdk memperoleh apapun dr pasangan yg didukungnya…., jd menurut hemat sy mah….santai saja….silahkan perjuangkan kemenangan utk diri dan keluarga sendiri, jgn mudah terprovokasi oleh jargon para elite politik, karena mereka.mah sdh mapan dlm segala hal termasuk.ketika hrs berhadapan dg kekuatan.hukum yg berlaku di negara ini…..
    So…silahkan gunakan akal dan pikiran yg aehat utk memberikan kontribusi positif kepada Ibu Peetiwi ini, dg menghindari dan tidak turut serta dalam skema people.power….kita semua sdh melindungi diri dan keluarga dari ancaman melawan hukum.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.