Siapa Calon bupati Tasikmalaya pilihan anda?
16%

84%

Simpatisan dan Relawan Do’a Bersama untuk Bangsa

46
0
ISTIGOSAH. Bupati Tasikmalaya, H Ade Sugianto bersama ulama, tokoh dan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Tasikmalaya mengikuti istigosah di Lapangan SOR mangunreja Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (9/2).

TASIK – Simpatisan dan relawan pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin menggelar doa bersama dan istigasah di Lapangan SOR Mangunreja di Kampung Pasir Kaliki Desa/Kecamatan Mangunreja Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (9/2).

Kurang lebih diperkirakan 15 ribu orang hadir mengikuti doa dan istigasah bersama para ulama, kiai, tokoh serta seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Tasikmalaya Bupati Tasikmalaya H Ade Sugianto SIP yang diundang sebagai pembina partai politik mengungkapkan doa bersama dan istigasah tersebut untuk mendoakan kondisi bangsa Indonesia saat ini.

“Ini doa bersama, kemanfaatan panggung ini agar bangsa Indonesia yang akan menghadapi pileg dan pilpres diberikan kelancaran serta keamanan,” ungkap Ade kepada wartawan.

Ade berharap pesta demokrasi yang akan segera dilaksanakan tersebut, bisa berjalan dengan penuh kebahagiaan dan keceriaan.

“Sebagaimana yang telah dianjurkan Undang-undang pesta demokrasi ini harus disambut dengan rasa bahagia, suka cita dan rasa persaudaraan,” ujar Ade.

SAMBUTAN. Ade Sugianto mengajak masyarakat Kabupaten Tasikmalaya untuk menyukseskan Pileg dan Pilpres 2019.

Dia menambahkan setelah pesta demokrasi selesai, seluruh masyarakat di Kabupaten Tasikmalaya berkewajiban untuk membangun bangsa dan negara ke arah lebih baik dan maju sesuai dengan tugas dan porsinya masing-masing.

“Ketika pilpres dan pileg nanti usai, semua warga harus kembali bersatu membangun bangsa,” paparnya.

Perwakilan ulama di Kabupaten Tasikmalaya KH Dede Saeful Anwar mengungkapkan acara istigasah dan doa bersama ini untuk mendoakan keselamatan bangsa.

“Supaya kita dalam tahun politik ini, lancar dan sukses sesuai Undang-undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu. Kita istigasah serta berdoa supaya apa yang diamanatkan dalam UU tersebut terlaksana dengan baik,” ungkapnya.

Menurut KH Dede, memilih pemimpin itu merupakan sesuatu hal yang wajib demi keutuhan suatu bangsa dan negara.

“Kalau saya secara pribadi, memilih pemimpin itu wajib. Terutama yang bisa melaksanakan nilai-nilai agama kemudian bisa menjaga keutuhan NKRI,” terangnya.

Ketua panitia istigasah dan doa bersama H Demi Hamzah Rahadian SH MH mengungkapkan istigasah yang dilaksanakan di Sarana Olahraga (SOR) ini sebagai bentuk kepedulian para tokoh masyarakat, ulama, kiai dan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Tasikmalaya terhadap kondisi bangsa saat ini.

“Para ulama, kiai bersama masyarakat ini berkumpul bersama karena ingin mendoakan agar negara ini tidak terpecah belah,” ungkapnya.

Sebab, kata dia, negara tetap harus bersatu padu meski saat ini banyak pihak yang membuat sesama anak bangsa saling menyerang, menghina, mencaci dan melontarkan ujaran kebencian atau hoaks.

“Untuk itu, atas keinginan para sepuh, tokoh masyarakat, ulama dan kiai kita sama-sama berkumpul dan berdoa,” tambahnya.

Sebagai anak bangsa, ungkap Demi, dirinya ingin seluruh elemen masyarakat tidak dipecah-pecah. Kesatuan NKRI harus tetap utuh meskipun dalam suasana pesta demokrasi.

“Ya berjalan saja tanpa harus saling menjelek-jelekkan. Kita tunjukkan prestasi yang terbaik. Berdoa bersama mudah-mudahan pemimpin saat ini diberikan kesehatan dan dipercaya rakyat memimpin bangsa ini kembali,” tambah Demi. (dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.