Simulasi dan Cek Sapras UNBK Tingkat SMP se-Kota Tasik

150
0
PERSIAPAN. Kepala SMPN 1 Kota Tasikmalaya H Cecep Susilawan SPd MM meninjau pelaksanaan gladi bersih UNBK hari pertama Senin (2/3). Simulasi berlangsung lancar.
PERSIAPAN. Kepala SMPN 1 Kota Tasikmalaya H Cecep Susilawan SPd MM meninjau pelaksanaan gladi bersih UNBK hari pertama Senin (2/3). Simulasi berlangsung lancar.

TASIK – Sebanyak 71 sekolah menengah pertama (SMP) negeri dan swasta Se-Kota Tasikmalaya menyelenggarakan gladi bersih ujian nasional berbasis komputer (UNBK) sejak Senin hingga Rabu (2-5/3). Gladi bersih bertujuan untuk memastikan kelancaran UNBK.

Kepala Seksi Pembinaan SMP Dr H Dadang Yudhistira SH MPd mengatakan gladi bersih ini guna mengukur kesiapan sarana dan prasarana (sarpras) UNBK 2020 di masing-masing sekolah.

Misalnya mengecek secara teknis sambungan jaringan internet, saluran listrik dan menjamin siswa mendapat akses untuk mengerjakan UNBK dengan baik. Sedangkan kesiapan siswa sudah diberikan sekolah dari jauh-jauh hari.

“Gladi bersih hari pertama cukup lancar, walau terdapat kendala di awal-awal tapi bisa diatasi,” katanya kepada Radar, Senin (2/3).

Ia pun selalu mengimbau sekolah untuk mematikan perangkat mampu beroperasi secara optimal.

Pihaknya selalu berkoordinasi dengan helpdesk agar gangguan cepat diatas. Di hari pertama gladi, sambungnya, ada sedikit kendala di SMP Nurul Iman Kecamatan Indihiang pada mata pelajaran bahasa Inggris.

“Kejadian tersebut sudah saya laporkan kepada helpdesk Provinsi Jabar. Pemerintah akan cepat mengatasinya,” katanya.

Selain itu, Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya dalam kegiatan gladi bersih sudah menyiapkan petugas helpdesk 4 orang untuk membantu operator dan teknis yang berbeda di sekolah.

Menurutnya, kejadian-kejadian ini bagian dari pembelajaran. Gladi bersih ini untuk memastikan bahwa perangkat dan jaringan tersedia itu ready.

“Fungsinya untuk latihan. Jadi walaupun ada kendala tidak berpengaruh pada capaian prestasi karena ini menyangkut kesiapan sekolah dan pemerintah agar dapat memberikan pelayanan terbaik untuk siswa yang mengikuti UNBK,” katanya.

Kepala SMPN 1 Kota Tasikmalaya H Cecep Susilawan SPd MM menjelaskan hari pertama gladi bersih belum terdapat kendala. Sebab, pihaknya sudah menjalankan SOP dengan baik dan lancar. Maka hal itu, sesuai dengan perencanaan penyelenggaraan simulasi UNBK 2020.

“Kita juga sudah persiapkan generator untuk menyiapkan cadangan listrik dan mengecek jaringan, termasuk 6 proktor dan 1 teknisi,” katanya.

Lanjutnya, di sekolahnya gladi bersih ini diikuti 345 siswa yang dibagi tiga sesi, karena komputer client hanya tersedia 120 unit dan 4 server.

Wakil Kepala SMPN 5 Kota Tasikmalaya Bidang Akademik Tomi Suryaman SPd MPd menjelaskan dalam mendukung sarana dan prasarana untuk memberikan kenyamanan UNBK 2020 pihaknya sudah melakukan ujiannya secara mandiri.

“UNBK tahun ini akan diikuti 329 siswa. Alhamdulillah siswa yang saya pantau keadaan nyaman dan tentram,” katanya.

Agar sekolah bisa mengikuti UNBK mandiri, maka sekolah bekerja sama dengan orang tua agar bisa meminjamkan laptop. (riz)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.