Singkirkan PKL dengan Solusi

88
0
PERLU PEMBENAHAN. Aktivitas di Pasar Induk Cikurubuk, Minggu (27/1). Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya akan membenahi pasar ini. RANGGA JATNIKA / RADAR TASIKMALAYA
Loading...

MANGKUBUMI – Dalam menata Pasar Cikurubuk, Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya tidak boleh melihat dari satu sudut pandang. Pasar memang harus ditata, tetapi keinginan pedagang kaki lima (PKL) juga perlu diakomodir.

Anggota Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya Dede Muharam menyebutkan PKL merupakan masyarakat yang mencari nafkah. Oleh karena itu, pemerintah kurang beradab ketika menyingkirkan mereka tanpa solusi. “Mereka itu berdagang untuk mengisi perut keluarga, jadi harus tetap diperlakukan sebagaimana manusia,” kata dia kepada Radar, Minggu (27/1).

Bagaimana dengan merelokasi PKL Cikurubuk? Dede belum bisa memperhitungkan efek ke depannya. Hal itu mungkin menguntungkan untuk pedagang pasar Cikurubuk, tapi tidak bagi PKL. “Karena segala sesuatu harus dipikirkan dampak untuk semuanya, tidak hanya sepihak saja,” tutur dia.

Menurut dia, dalam menata pasar, perlu ada pengkajian dengan menghadirkan berbagai pakar termasuk pedagang pasar dan PKL. Dengan begitu, bisa muncul kesepakatan bersama sehingga ketertiban di Cikurubuk pun jadi tanggung jawab bersama. “Tidak elok jika kita hanya berpikir dari sudut pandang pedagang pasar saja,” ucapnya.

Komisi II pun akan meninjau Pasar Cikurubuk. Hal itu berkaitan dengan keluhan pedagang pakaian atas keberadaan grosir pakaian yang ada di sekitar pasar. “Kita ke sana untuk memastikan, izinnya itu untuk grosir apa eceran,” tuturnya.

Humas Himpunan Pedagang Pasar Tasikmalaya (Hipatas) Agus Ende menerangkan bahwa sejauh ini relokasi tidak menjadi solusi untuk para PKL. Hal itu karena sebelumnya upaya tersebut dilakukan sampai dibangun pasar HPKP 1 dan 2 dengan hasil yang nihil. “Karena PKL yang itu direlokasi, muncul lagi PKL lain,” ujar dia.

Sebagaimana diketahui, HPKP 2 pun pada akhirnya bermasalah. Hampir semua pedagangnya enggan menempati lapak dan kembali menjadi PKL di Cikurubuk. “Jadi bukan solusi efektif,” kata dia. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.