Sinyal PKB Usung Imas Aan

141
0

Utamakan Kader Internal yang Maju di Pilkada
TAROGONG KIDUL – Bakal calon bupati Garut H Raden Marlan yang sebelumnya digadang-gadang akan diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Pilkada Garut 2018 nampak sulit terrealisasikan.
Hal ini, karena partai besutan Muhaimin Iskandar tersebut secara tegas akan memprioritaskan kader internal partai yang akan diusung pada pesta demokrasi lima tahunan itu.
“Yang jadi prioritas PKB dalam pengusungan calon bupati atau wakil bupati pastinya kader internal dahulu, sebelum ekternal,” ujar Ketua DPC PKB H Dadan Hidayatulloh usai rapat paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Garut, Kamis (28/12).
Menurut dia, kader internal partai yang saat ini siap maju di Pilkada Garut ini yakni Hj Imas Aan Ubudiyah yang merupakan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat. “Kader internal yang sudah siap maju hanya itu saja (Imas Aan),” terangnya.
Meskipun, kata dia, bakal calon yang ikut dalam penjarangan baik itu dari internal maupun dari eksternal masih digodok oleh DPP PKB, siapa yang layak mendapatkan SK rekomendasi pencalonan tersebeut. “Kami di daerah masih menunggu, kepada siapa SK ini turun,” paparnya.
Mengenai peluang kedua bakal calon yang daftar ke PKB, yakni dari internal Hj Imas Aan Ubudiyah dan dari eksternal ada H Raden Marlan yang diajukan berdasarkan rapat pimpinan cabang (rapimcab).
“Lebih condong kepada siapa, saya tidak tahu. Tapi PKB biasanya prioritas itu kader,” terangnya.
Mengenai nasib Raden Marlan di PKB, Dadan mengaku masih ada peluang, karena SK-nya hinggal kini masih digodok oleh DPP PKB. “Peluang besar atau kecil, saya tidak tahu. Keputusan itu ada di DPP, Kami (DPC) hanya menjalankan saja,” terangnya.
Dadan mengaku siapapun nanti yang mendapatkan SK rekomendasi, pihaknya siap memenangkan calon tersebut. “Apapun keputusan DPP, kami akan terima. Sami’na wa attho’na,” tuturnya.
Terkait partai koalisi, kata dia, sekarang ini masih penjajakan dengan beberapa partai yakni dengan Partai Demokrat, Golkar dan PDIP. “Saat ini baru komunikasi, belum koalisi,” paparnya.
Dadan berharap koalisi partai ini bisa linier dengan koalisi partai di Pilgub Jawa Barat. Hal itu untuk memudahkan komunikasi dalam pemenangan bakal calon baik itu calon di Pilkada Garut maupun di Pilgub Jabar. “Harapan saya linier (koalisi partai), biar tidak susah,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, sekertaris DPC PKB Kabupaten Garut Subhan Rohmansyah menegaskan Imas Aan Ubudiyah mempunyai peluang besar untuk mendapatkan surat keputusan (SK) rekomendasi pencalonan di Pilkada Garut 2018 mendatang.
“Bu Imas ini kan kader PKB, saat ini dia juga sudah mulai banyak dilirik bakal calon lain,” terangnya kepada Rakyat Garut, Selasa (26/12).
Menurut dia, sampai saat ini Imas Aan memang belum mengutarakan secara formal atau terlulis kepada DPC PKB Garut terkait niatnya maju di Pilkada mendatang. “Baru ngobrol secara pribadi saja, belum tertulis,’ ujarnya.
Meski begitu, kata dia, keseriusannya untuk maju di Pilkada Garut ini sudah terlihat. Buktinya Imas Aan ini sudah mendaftar dipenjaringan bakal calon bupati yang dibuka DPP PKB di Jakarta. “Memang Bu Imas ini tidak daftar di DPC, tapi di DPP langsung,” terangnya.
Dengan ikut penjaringan tersebut, kata dia, maka banyak bakal calon yang ingin melamar menjadi pendamping anggota DPRD Provinsi Jawa Barat ini di Pilkada Garut nanti. “Termasuk Agus Supriadi juga ingin bersama Bu Imas,” katanya.
Mengenai paket Agus-Imas ini, kata dia, saat ini memang sudah ada pertemuan baik itu dengan personal para bakal calon maupun dengan PKB sendiri. “Pak Agus Supriadi juga sudah komunikasi dengan kami (PKB),“ ujarnya.
Subhan mengatakan mengenai posisi Imas Aan ini, kalau PKB targetnya itu di G1. Tetapi itu baru keinginan dan PKB akan fleksibel terkait posisi tersebut. “Bu Imas ini bisa dimana saja, tergantung bakal calon yang akan meminangnya. Kalau bersama Pak Agus kan tidak bisa di G1,” ungkapnya. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.