Beranda Banjar Sisir 40 Titik, Mendapati Anak Punk Bawa Pisau

Sisir 40 Titik, Mendapati Anak Punk Bawa Pisau

191
BERBAGI
OPERASI. Anggota Polres Banjar memeriksa anak punk baru-baru ini. Sudah sepekan polisi menggelar Operasi Bina Kusuma Lodaya dengan sasaran preman, pengamen dan anak-anak punk. Pada operasi ini polisi mengedepankan upaya preventif. (cecep herdi / radartasikmalaya.com)

BANJAR – Sepekan sudah Operasi Bina Kusuma Lodaya 2018 berlangsung. Selama itu, Polres Banjar sudah menyasar empat puluh tempat, seperti pasar, terminal, stasiun ketera api, tempat perbelanjaan modern dan alun-alun kota.

“Dalam operasi ini kita melaksanakan tindakan preventif, mengedepankan pembinaan dan penyuluhan. Sasarannya masyarakat anti sosial seperti preman, gelandangan dan pengemis (gepeng), pengamen, tukang parkir liar serta anak-anak punk,” kata Kasat Binmas Polres Banjar Iptu Suharno SIP Minggu (1/4).

Dalam pelaksanaan operasi ini, pihaknya mengumpulkan terlebih dahulu para gepeng dan preman serta sasaran masyakarat anti sosial lainnya. Setelah dikumpulkan kemudian diberikan pembinaan dan penyuluhan.

“Ada satu yang kami bawa ke kantor. Anak punk usianya masih di bawah umur membawa senjata tajam jenis pisau,” kata Suharno.

Menurut dia, operasi tersebut digelar untuk mengantisipasi adanya tindakan kejahatan dan melanggar hukum.

“Masyarakat silakan segera melaporkan ke polisi jika ada pelanggaran hukum,” katanya.

Terkait parkir liar, ia mengaku telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Banjar. Pihaknya meminta dinas mendata kemudian memberinya surat tugas dan id card.

“Supaya sebagian uang parkir yang mereka hasilkan masuk ke kas daerah. Selain itu memberika rasa aman dan nyaman kepada pelanggan parkir,” ujarnya. (mg4)

Facebook Comments

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.