Siswa Kota Tasik Belajar di Rumah Hingga 16 Mei

155
0
Istimewa MANDIRI. Siswa SDN 4 Pengadilan Raffa Raditya Rasyid belajar di rumah lewat tayangan edukatif. Adapun masa belajar di rumah untuk siswa Kota Tasikmalaya diperpanjang hingga 16 Mei 2020.

TASIK – Memasuki akhir bulan April 2020, wabah Covid-19 masih belum berlalu. Atas dasar itu, Pemkot Tasikmalaya melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tasikmalaya memperpanjang jadwal proses belajar mengajar (PBM) di rumah sampai 16 Mei 2020.

“Kebijakan ini berlaku bagi siswa tingkat PAUD, TK/SD dan SMP negeri maupun swasta di Kota Tasikmalaya,” ujar Sekdis Pendidikan Disdik Kota Tasikmalaya Mohamad Dani kepada Radar, Rabu (22/4).

Baca juga : Awak Angkum di Tasik Mulai Kesulitan

Adapun kegiatan akademik selanjutnya ditetapkan sebagaimana terlampir informasi Penyesuaian Kalender Akademik Semester Genap Tahun Pelajaran 2019/2020.

“Jadwal dan ketentuan penerimaan peserta didik baru (PPDB) juga disesuaikan dengan petunjuk teknis tentang PPDB yang akan diterbitkan kemudian sebagai bagian dari penanganan darurat bencana penyebaran Covid-19. Selain itu pelaksanaan daftar ulang bagi peserta didik baru PAUD dapat berubah sesuai dengan penanganan darurat bencana Covid-19,” katanya.

Dani mengungkapkan, guru dan orang tua diminta aktif menjalin komunikasi untuk mengevaluasi pembelajaran daring. Dengan begitu, bisa cepat diketahui apa saja kendala yang dihadapi siswa guna dicarikan solusinya.

Para orang tua atau wali siswa juga diminta untuk mengingatkan siswa agar tetap melaksanakan social distancing dan physical distancing selama masa belajar dari rumah. Siswa sebaiknya tidak mendatangi keramaian, tidak berkumpul dengan teman-temannya dan selalu menjaga jarak lebih dari 1,5 meter saat bersama orang lain.

“Saya mengimbau sekolah tetap memantau murid untuk tetap belajar dengan menggunakan metode online. Saat masa pembelajaran di rumah, baik siswa maupun guru tetap melaksanakan proses pembelajaran dengan memberikan tugas belajar melalui Whatsapp group masing-masing kelas,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya H Budiaman Sanusi meminta peserta didik untuk memanfaatkan belajar daring di rumah secara maksimal.

“Walaupun belajar dilakukan secara jauh sampai tanggal 16 Mei, peserta didik tetap harus mendalami materi secara maksimal, jangan malah dimanfaatkan untuk berlibur,” ucapnya kepada Radar, Rabu (22/4).

Baca juga : Pemkot Tasik Harus Cermat dan Gerak Cepat

Menurutnya kegiatan pendalaman keagamaan selama Ramadan juga akan dilakukan secara daring. ”Siswa harus tetap mendalami ilmu agama walaupun secara online. Jangan beranggapan Ramadan itu libur,” tuturnya.

Budiman mengatakan untuk evaluasi belajar saat pandemi corona ini belum bisa dilakukan, karena tidak semua siswa memiliki fasilitas internet yang merata. ”Bahkan ada wacana bahwa portofolio nilai sebelumnya bisa dijadikan acuan evaluasi belajar saat ini,” tuturnya. Ia pun berharap, wabah corona akan berakhir dan siswa bisa belajar seperti biasa lagi. (obi/den)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.