Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.2%

19.8%

7.3%

69.6%

Siswa Kurang Mampu di Garut Dapat Bantuan HP, Laptop..

107
0
SERAHKAN. Penasihat Dharma Wanita Kemensos Grace Juliari Batubara memberikan bantuan kepada siswa tak mampu di Kecamatan Tarogong Kaler, Rabu (2/9).

TAROGONG KALER – Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Oase Kabinet Indonesia Maju memberikan bantuan berupa hape, laptop serta sejumlah peralatan sekolah untuk seorang siswa kurang mampu di Desa Jati Kecamatan Tarogong Kaler, Rabu (2/9).

Siswa yang diberikan bantuan merupakan anak yang ayahnya nekat mencuri hape untuk belajar daring anaknya.

Baca juga : 1.100 Ha Lahan di Garut Rawan Kebakaran

Penasihat Dharma Wanita Kemensos Grace Juliari Batubara mengatakan sengaja datang langsung ke Kabupaten Garut untuk memberikan bantuan gawai tersebut.

Sebab, kisah orang tua siswa yang mencuri smartphone demi anaknya agar bisa belajar daring sangat memprihatinkan.

“Itu sangat menyentuh sekali. Karenanya saya ke Garut. Saya sempatkan ke sini untuk memberikan bantuan dari Kemensos dan Oase Kabinet Indonesia Maju,” kata istri Menteri Sosial ini.

Menurut Grace, kejadian orang tua mencuri smartphone demi anaknya belajar secara daring tak boleh lagi terulang. Ia meminta masyarakat sekitar juga harus saling membantu dalam proses pembelajaran anak selama masa pandemi Covid-19.

Dengan begitu, warga yang kurang mampu dapat tetap belajar bersama meski tak memiliki gawai. “Kejadian ini harus menjadi pelajaran semua pihak,” katanya.

Grace menambahkan pemerintah juga terus memberikan bantuan kepada siswa dan guru untuk mendukung pembelajaran secara daring.

Ia mencontohkan, saat ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sedang memproses bantuan kuota internet gratis kepada guru dan siswa agar mereka tak terbebani selama melaksanakan proses pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Selain memberikan bantuan kepada siswa tak mampu, kunjungan Kemensos ke Garut juga sekaligus untuk memberikan bantuan paket sembako kepada warga yang belum atau tidak mendapatkan bantuan langsung tunai.

Terdapat 2.000 paket sembako yang dibawa Kemensos. Sebanyak 1.000 paket dibagikan kepada warga Kabupaten Garut, sisanya akan dibagikan kepada warga di Kabupaten Indramayu.

Sementara itu, A (41), ayah siswi tak mampu tersebut mengaku sangat senang menerima bantuan dari Kemensos. Menurut dia, bantuan hape dan laptop itu sangat berguna untuk anaknya belajar secara daring. “Kita sangat bahagia ada bantuan,” kata dia.

Ia mengaku sempat khilaf mengambil hape milik kerabatnya. Rencananya, saat itu, telepon pintar itu akan diberikan untuk anaknya untuk belajar. Sebab, ketika itu anaknya selalu meminta agar dibelikan smartphone karena sudah tertinggal materi pelajaran teman-temannya.

Baca juga : Kemarau, Warga Garut Diminta Waspada Kebakaran

Dengan penghasilannya sebagai pekerja serabutan, lelaki yang memiliki tiga anak itu mengaku tak sanggup untuk membeli hape. Jangankan membeli smartphone, untuk kebutuhan sehari-hari pun ia terkadang kesulitan.

“Alhamdulillah sekarang saya sudah tenang buat anak belajar, banyak bantuan juga yang datang, termasuk ibu menteri ini,” paparnya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.