Beranda Tasikmalaya Siswa SD Di Tasikmalaya Diduga Dilecehkan Gurunya

Siswa SD Di Tasikmalaya Diduga Dilecehkan Gurunya

36
0
BERBAGI

CISAYONG – NAF (7), siswi salah satu SDN di Kecamatan Bantarkalong diduga dilecehkan gurunya berinisial AP (35) di musala sekolah pada 24 Januari 2018. Atas kejadian tersebut, keluarga korban melaporkan kepada Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kabupaten Tasikmalaya, Senin (12/2).

Ketua KPAI Kabupaten Tasikmalaya Ato Rinanto mengatakan kejadian pelecehan kepada murid SDN itu sudah tiga minggu ke belakang, namun baru dilaporkan. Keluarga korban sudah mengetahui kejadian tepat setelah anaknya mengalami pelecehan, karena NAF langsung melaporkan apa yang dialami kepada keluarganya.

“Berdasarkan informasi keluarga, kejadian terjadi saat waktu belajar mengajar di sekolah. Tepatnya kejadian di musala,” ujarnya kepada Radar kemarin.

Ato menjelaskan saat itu korban sedang berada di kelas. Kemudian AP terduga sedang berada di musala. Lalu dia memanggil korban ke musala dan terjadilah pelecehan tersebut. “Terduga memegang kemaluan korban dan mencium bibirnya,” katanya.

Pasca kejadian ini, pihaknya belum bisa memastikan apakah kelamin korban rusak atau tidak. Karena belum melihat hasil visum yang sudah dilakukan beberapa waktu lalu.
Atas kejadian yang dialami oleh NAF, saat ini korban mengalami trauma yang cukup berat. Hingga sampai saat ini korban merasa takut untuk pergi ke sekolah.

Ato menambahkan, pihaknya akan terus mendampingi kasus pelecehan seksual ini. Apalagi keluarga korban melihat kebuntuan terkait proses hukum yang harus ditempuhnya. “Kami akan konsentrasi dalam melakukan pendampingan dan pemulihan trauma korban, karena anak ini mengalami trauma berat. Karena berdasarkan informasi saat ini korban sering melamun sendiri,” papar Ato.

Saat dikonfirmasi terkait kasus pelecehan seksual kepada Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Pribadi Atma SPd MH membenarkan adanya laporan kasus tersebut yang menimpa siswa di salah satu sekolah dasar. “Itu (laporan kasus pelecehan seksual, Red) akan pendalaman dulu,” paparnya.

Wawancara terpisah, Kepala Bidang Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tasikmalaya H Kartiwa MPd sejauh ini ia belum menerima laporan adanya guru yang melakukan pelecehan seksual kepada siswanya.

“Kami belum terima laporan, namun akan lakukan klarifikasi terlebih dahulu kebenarannya seperti apa,” singkatnya melalui sambungan telepon. (ujg)

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here