Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

4.1%

19.7%

8.1%

68.1%

Siswa SD & Ibunya Warga Singaparna Kabupaten Tasik Positif Covid-19

2219
0
radartasikmalaya.com
Ilustrasi

SINGAPARNA – Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Tasikmalaya kembali bertambah. Sampai saat ini total data kasus positif dari Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencapai 50 orang, Senin (14/9).

Data terbaru yang masuk adalah siswa SD dan ibunya asal Kecamatan Singaparna. Keduanya terkonfirmasi positif Covid-19 hasil swab PCR Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya.

Baca juga : UAS Sapa Puluhan Ribu Warga Tasik “Kumaha Damang?”

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya dr Heru Suharto MMKes menjelaskan, pasien ibu dan anak itu terpapar di luar daerah.

“Iya kita kedatangan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang mempunyai riwayat perjalanan dari Bogor. Ada satu siswa SD berikut dengan orang tuanya atau ibunya,” ujarnya kepada wartawan di Posko Covid-19, kemarin.

Saat ini, kata Heru, kedua pasien terkonfirmasi positif Covid-19 hasil swab PCR ini sedang menjalani perawatan dan isolasi di RSUD SMC Kabupaten Tasikmalaya. “Kondisi keduanya sudah mulai membaik,” terang dia.

Upaya yang dilakukan selain mengisolasi kedua pasien tersebut, jelas dia, dilakukan juga tracking kontak secara menyeluruh terhadap kerabat atau keluarga yang sempat kontak erat.

“Hasilnya tidak ada yang lain, informasi yang masuk ke Tim Gugus Tugas Covid-19 ini. Mudah-mudahan hanya dua orang pasien ini saja,” kata dia.

Selain itu, tambah dia, pihaknya juga berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan UPTD Pendidikan setempat untuk mengetahui apa saja kegiatan yang telah diikuti siswa tersebut.

“Kami juga sudah melakukan tracking kontak secara menyeluruh kepada pihak terkait di sekitar lingkungan sekolah. Kita sedang menunggu hasilnya, mudah-mudahan semua hasilnya negatif semua,” tambah dia.

Heru menambahkan, kaitan kluster keluarga penyebaran Covid-19 ini harus diketahui dan diwaspadai oleh masyarakat. Karena kontak erat yang sangat dekat adalah lingkungan keluarga. “Orang tua, ada ayah, ibu dan anak, jadi sangat mudah sekali menyebar, kami harapkan untuk kluster keluarga diperhatikan lagi. Terapkan protokol kesehatan, gunakan masker dan mencuci tangan,” papar dia.

Dia menambahkan, untuk peningkatan kasus Covid-19 di Kabupaten Tasikmalaya sampai saat ini sudah tercatat ada 50 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19. “Kemungkinan dari data tersebut, akan terus bertambah, karena dilihat penularan peningkatan kasus Covid-19 secara nasional terus bergerak naik. Antisipasi kita akan melaksanakan swab massal dan tracking kontak,” tambah dia.

Dari 50 orang terkonfirmasi positif Covid-19, terang dia, sebanyak 41 sudah dinyatakan sembuh, isolasi atau dalam perawatan sebanyak tujuh orang termasuk siswa SD dan ibunya. Sedangkan yang meninggal dunia sebanyak dua orang.

Dengan terus meningkat grafik kasus Covid-19 saat ini, tambah dia, Kabupaten Tasikmalaya yang tadinya zona kuning sekarang menjadi orange. “Kita akan evaluasi lagi kondisi Covid-19. Kalau kita perlu peningkatan lagi, yang pasti kita akan lebih gencar lagi melaksanakan sosialisasi dan edukasi protokol kesehatan,” kata dia.

Baca juga : Tukang Samak Dituding Copet, Beraksi Usai Ceramah UAS di Masjid Agung Kota Tasik

Seperti evaluasi kondisi di kehidupan masyarakat, dunia pendidikan, kluster keluarga dan kantor-kantor pelayanan publik atau perkantoran. “Kalau untuk rencana PSBB kita masih menunggu perkembangan selanjutnya. Jadi belum mengarah ke sana, mudah-mudahan jangan sampai terjadi,” tambah dia.

Direktur Utama (Dirut) RSUD SMC Kabupaten Tasikmalaya dr Iman Firmansyah MMKes mengatakan, untuk pasien yang dirawat dan isolasi di RSUD SMC ada sebanyak tujuh orang. “Kondisinya sudah mulai membaik,” kata dia. (dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.