Siswa SMA di Kota Tasik Maling Mobil Milik Mantan Kapolda, Begini Modusnya

2380
0

KOTA TASIK – Siswa salah satu SMA di Kota Tasik diringkus Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya Kota, Senin (06/04) sore.

Pasalnya, pelajar kelas XI ini maling mobil milik mantan Kapolda Jabar, Irjenpol Anton Charliyan, Sabtu (04/04) lalu.

Kasatreskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Yusuf Ruhiman mengatakan, pelaku yang tinggal di Purbaratu ini diringkus saat mengendari mobil Honda CRV berwarna putih hasil curian di kawasan Gobras Tamansari pukul 15.30 WIB.

Berita terkait : Siswa SMA Pencuri Mobil Mantan Kapolda Jabar Pernah Divonis Kasus Cabul Sesama Jenis

“Ya memang benar, pelaku sudah kita tangkap beserta barang bukti mobil yang sudah berganti plat nomor. Plat nomornya pakai plat nomor palsu,” ujarnya kepada radartasikmalaya.com.

Terang Yusuf yang ditemui di Mapolres Tasikmalya Kota, penangkapan pelaku ini setelah pihaknya mendapat informasi dari salah satu bengkel tempat mobil tersebut diservis. Pasalnya, antara surat mobil dan plat nomornya berbeda.

Mobil mantan Kapolda itu hilang pada Sabtu Lalu (4/04) dari sebuah tempat pencucian mobil di Jalan Pancasila, Kecamatan Tawang. “Jadi modusnya menukar kendaraan atas perintah si pemiliknya,” terangnya.

Loading...

Beber dia, setelah digali keterangan lebih dalam, pelaku ini telah beraksi 4 kali dengan modus serupa.

Jadi, kata dia, awalnya pelaku ini memiliki motor Yamaha Xride. Lalu menukarnya motor itu di sebuah bengkel di Ciamis dengan motor matic Yamaha Freego.

“Lalu pelaku membawa motor Freego itu dan mengelabui pencucian mobil di Rajapolah dengan mengambil mobil Toyota Yaris. Kemudian, pelaku membawa mobil Yaris itu ke sebuah pencucian mobil di Jalan Pancasila dan menukarnya dengan mobil CRV,” bebernya.

Kasatreskrim menambahkan, modus pelaku ini juga mengelabui si pengelola pencucian kendaraan dan bengkel.

Dengan mengaku disuruh si pemiliknya untuk mengambil kendaraan itu dan menukarnya dengan kendaraan curian lainnya.

“Pelaku dikenakan pasal 378 KUHP tentang Penipuan dengan ancaman kurungan panjara 4 tahun. Semua kendaraan oleh pelaku dipasang plat nomor palsu. Modusnya pun sama seperti itu mengaku disuruh pemiliknya,” tambahnya.

Sementara itu pelaku RO mengakui semua perbuatannya. Kata dia, dirinya beraksi sendirian dan hanya ingin memiliki kendaraan saja serta tak ada niat untuk dijual. “Sendirian saja pak. Hanya ingin memiliki kendaraannya saja,” tuturnya.

(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.