Siswa SMK di Kota Tasik Diberi Pendidikan Kecakapan Kerja

14
0
ISTIMEWA. UJI KOMPETENSI. Peserta PKK mengikuti ujian kompetensi dalam pengembangan perangkat lunak dan pemrograman beberapa waktu lalu.
ISTIMEWA. UJI KOMPETENSI. Peserta PKK mengikuti ujian kompetensi dalam pengembangan perangkat lunak dan pemrograman beberapa waktu lalu.
Loading...

TASIK – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Ditjen Pendidikan Vokasi meluncurkan Program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) untuk SMK. Hal itu sebagai penguatan program pendidikan vokasi di sekolah.

“Sejak ada Ditjen Pendidikan Vokasi, bagi SMK yang ingin mengajukan penyelenggaraan PKK sekarang sudah bisa,” kata Kepala Seksi Dikmas dan Kursus Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya Hj Tika Mulyatika, SSos kepada Radar, Selasa (2/2/2021).

Bantuan pemerintah ini, lanjut Hj Tika, dapat diakses oleh calon lembaga penyelenggara, salah satunya SMK yang sesuai dengan persyaratan yang sudah ditentukan. Tujuannya agar tepat guna dan tepat sasaran serta meningkatkan transparansi, akuntabilitas dan kredibilitas pengelolaan bantuan pemerintah.

“Bagi SMK yang ingin menjadi pelaksana PKK bisa mempersiapkan persyarat, yaitu mempunyai ruang praktik, tenaga pendidik yang mumpuni dan sudah bermitra dengan dunia industri,” ujarnya.

Tujuan pemerintah memberikan kesempatan SMK menjalankan program tersebut, sambung Hj Tika, yakni agar SDM sekolah dapat memberikan kontribusi layanan pendidikan dan pelatihan yang berorientasi pada pengembangan keterampilan kerja atau sesuai dengan kebutuhan industri.

loading...

“Hal itu diberikan kepada masyarakat agar memiliki kompetensi di bidang keterampilan tertentu. Dibuktikan adanya sertifikat kompetensi agar cepat terserap di industri dan dunia kerja,” ujarnya.

Dia pun berharap, SMK bisa menjadi penyelenggara PKK 2021. “Dengan banyaknya SMK sebagai pelaksana PKK akan bisa menaikkan sumber daya manusia yang terampil. Untuk saat ini penyerapan PKK 2020 di Kota Tasikmalaya sedikit, baru 250 orang pertahunnya,” katanya.

Sebelumnya, SMK Manangga Pratama Tasikmalaya mendapatkan program bantuan Kemendikbud dalam peningkatan sumber daya manusia dari pelatihan pendidikan kecakapan kerja (PKK) dan uji sertifikasi kompetensi pendidikan kejuruan pada November-Desember 2020.

Kepala SMK Manangga Pratama Tasikmalaya Jafar Solihin MPd mengatakan, Kemendikbud telah memberikan kepercayaan kepada sekolahnya untuk mengadakan program layanan pendidikan kecakapan kerja dengan pelatihan rekayasa perangkat lunak (RPL).

Kegiatan itu berorientasi pada pengembangan keterampilan kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri.

“Kami mendapatkan program PKK dari Kemendikbud untuk 20 orang. Mereka dilatih keterampilan rekayasa perangkat lunak,” katanya kepada Radar, Senin (23/11/2020).

Agar memiliki keahlian tersebut, sambung Jafar, peserta selama 200 jam atau 40 hari dilatih pembuatan website atau aplikasi yang dibutuhkan kepentingan umum.

“Setelah terampil mem­buat website, mereka melaksanakan ujian kompetensi. Ketika lulus dibuktikan sertifikat agar cepat bekerja dan terserap industri dan dunia usaha (Iduka),” ujarnya. (riz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.