Siswa SMK Manangga Pratama Tasik Siap Diserap Industri Informatika

45
0
SERAH TERIMA. Ketua Pelaksana PKK SMK Manangga Pratama Teguh Gusmantara MKom (kiri) menyerahkan sertifikat kompetensi kepada perwakilan peserta di SMK Manangga Pratama Tasikmalaya, Kamis, (28/1). Fatkhur Rizqi/Radar Tasikmalaya
SERAH TERIMA. Ketua Pelaksana PKK SMK Manangga Pratama Teguh Gusmantara MKom (kiri) menyerahkan sertifikat kompetensi kepada perwakilan peserta di SMK Manangga Pratama Tasikmalaya, Kamis, (28/1). Fatkhur Rizqi/Radar Tasikmalaya
Loading...

TASIK – SMK Manangga Pratama Tasikmalaya mendapatkan program bantuan Kemendikbud dalam peningkatan sumber daya manusia. Itu dalam bentuk pendidikan kecakapan kerja (PKK) dan uji sertifikasi kompetensi pengembangan perangkat lunak dan pemrograman.

Ketua Pelaksana PKK SMK Manangga Pratama Teguh Gusmantara MKom menyebutkan sebanyak 20 peserta PKK di SMK Manangga Pratama lulus mengikuti uji sertifikasi kompetensi pengembangan perangkat lunak dan pemrograman. Itu setelah mengikuti materi selama 40 hari atau 23 November- 30 Desember 2020.

“Hasilnya, semua peserta berhasil dan berkompeten. Sehingga mereka pun berhak mendapatkan sertifikat dengan kualifikasi atau kompetensi pengembangan web pratama dari Lembaga Sertifikasi Profesi Informatika yang berstandar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP),” katanya kepada Radar, Kamis (28/1).

Dengan memiliki sertifikat tersebut, tambah Teguh, 20 peserta ini bisa bekerja di bidang industri informatika, karena saat pelatihan mereka diajarkan sesuai dengan standar kompetensi industri.

“Seperti mengimplementasikan user interface. Lalu menerapkan perintah eksekusi bahasa pemrograman berbasis teks, grafik dan multimedia,” ujarnya.

loading...

Kemudian diajarkan juga menyusun fungsi, file atau sumber daya pemrograman yang lain dalam organisasi yang rapi. Selain itu menulis kode dengan prinsip sesuai guidelines dan best practices.

“Serta belajar mengimplementasikan pemrograman terstruktur. Di akhir peserta juga belajar menggunakan library dan komponen pre-existing,” katanya.

Sebagai tindak lanjutnya, pihaknya pun menawarkan para peserta untuk bisa magang di CV Akses Media. “Sertifikat tersebut bisa menjadi modal untuk bekerja di perusahaan teknologi informasi dan komunikasi,” ujarnya.

Peserta PKK Pratama Hanina Sapira menyampaikan, setelah fokus mengikuti pelatihan di bidang jasa pembuatan aplikasi berbasis web, minimal dia sudah bisa membuat di bidang rekayasa perangkat lunak.

“Lebih berpengalaman lebih mengetahui pemrograman atau software web dan desain grafis,” katanya.

Sehingga, lanjut Hanina, hasilnya lebih matang dalam merancang pemrograman. “Seperti bisa membuat aplikasi inventaris sekolah untuk wakil kepala sekolah bidang sarana dan prasarana,” ujarnya. (riz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.