Diduga Akan Dijadikan Bahan Miras Oplosan

Sita 1.100 Liter Air Kelapa Busuk

183
0

TASIK – Polisi mengamankan 1.100 liter air kelapa yang diduga akan dijadikan bahan pembuatan minuman keras oplosan pada Sabtu (21/4). Cairan yang dikemas dalam 44 jerigen itu didistribusikan dari Pangandaran menuju Cianjur.

Kapolsek Kadipaten AKP Erustiana menuturkan temuan bermula ketika anggotanya melakukan pemeriksaan terhadap mobil-mobil pengangkut barang di Jalur Gentong Kabupaten Tasikmalaya. Salah satunya sebuah mobil boks bernopol D 8565 FC yang mengangkut 44 jerigen air kelapa yang sudah mulai membusuk. “Kita curiga, karena air kelapa kan salah satu bahan membuat miras oplosan,” ungkapnya kepada Radar, Minggu (22/4).

Polisi langsung mengamankan JJ (44), orang yang membawa mobil tersebut ke Mapolsek, dalam pemeriksaan mereka pun mengakui bahwa air kelapa itu merupakan bahan utama untuk membuat miras. “Orangnya kita periksa dan barang-barangnya kita amankan,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa bahan pembuat miras itu dibawa dari Parigi Kabupaten Pangandaran untuk dikirim ke Cianjur. Selanjutnya air kelapa tersebut akan diproduksi menjadi minuman memabukkan. “Dari Parigi dibawa ke Bandung dulu karena pemiliknya orang Bandung, setelah itu baru dikirim ke Cianjur,” tuturnya.

Sementara jajaran Polres Tasikmalaya Kota juga gencar melakukan operasi untuk menekan penyalahgunaan miras. Salah satunya dengan patroli membubarkan remaja-remaja yang berkerumun setelah lewat tengah malam.

Seperti pada Minggu (22/4) dini hari, polisi membubarkan kerumunan remaja di Jalan Siliwangi, Tawang, Kota Tasikmalya. Ketika dibubarkan polisi menemukan lima botol miras jenis anggur, tiga diantaranya sudah dikonsumsi para remaja tersebut.

Kasubbag Dalops Polres Tasikmalaya Kota Ipda Dian Susila menutukan dalam pembubaran itu anggotanya menemukan beberapa gelas bekas dengan aroma menyengat. Saat polisi menyisir tempat-tempat di lokasi, ditemukanlah botol-botol miras yang tertutupi sebuah asbes. ”Diduga kuat ini milik mereka yang kabur saat kami datang,” katanya.

Kemudian terlihat beberapa remaja yang tengah berkerumun tidak jauh dari lokasi tersebut. Polisi langsung melakukan penggeledahan dan memeriksa sepeda motor yang mereka bawa. ”Kita periksa bagasi-bagasi motor mereka, tapi tidak ditemukan ada miras,” terangnya.

Dian menuturkan Polres Tasikmalaya Kota tengah inten melakukan memberantas peredaran dan penyalahgunaan miras. Masyarakat diimbau untuk tidak coba-coba mengonsumsi minuman memabukkan itu. ”Apalagi oplosan, jangan sampai ada yang meninggal sia-sia karena overdosis,” pungkasnya.(rga)

 

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.