Situ Bagendit Garut Bakal Wisata Kelas Dunia

169
0
WISATA. Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman meninjau objek wisata Situ Bagendit. Objek wisata tersebut rencananya akan ditata dan menjadi wisata kelas dunia. yana taryana / rakyat garut

BANYURESMI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut akan menata objek wisata Situ Bagendit di Kecamatan Banyuresmi menjadi salah satu objek wisata kelas dunia. Rencananya penataan dan pembangunan akan dilakukan tahun ini.

“Pembangunan ini sudah direncanakan dari dulu. Proses pembangunannya akan dimulai akhir tahun ini,” ujar Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman kepada wartawan Kamis (18/6).

Baca juga : Tower di Kantor BPN Garut Ambruk, 1 Tewas 4 Luka-luka

Helmi menerangkan pembangunan Situ Bagendit saat ini dalam proses pembahasan dan lelang di tingkat pusat.

“BPPW (Balai Prasarana Permukiman Wilayah) Jabar memberitahukan bahwa proses sedang berjalan di pusat,” katanya. Dalam pembangunan objek wisata, kata dia, pemerintah pusat melibatkan empat kementerian yakni Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Keuangan, Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.

Pemkab Garut, kata dia, telah meninjau langsung kesiapan lahan objek wisata Situ Bagendit seluas 105 hektare sebelum dilaksanakan pengerjaan pada tahun anggaran 2020 atau 2021.

Loading...

Helmi menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jabar yang siap membangun objek wisata di Garut menjadi wisata kelas dunia. “Untuk itu masyarakat harus ikut berpartisipasi dengan menjaga dan merawatnya,” ujarnya.

Menurut dia, objek wisata Situ Bagendit akan memberikan dampak yang manfaat bagi masyarakat, terutama akan tumbuh kembang sektor perekonomian yang akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Sinergitas ini menjadikan objek wisata Situ Bagendit sebagai wisata kelas dunia guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” terangnya.

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut Budi Gan Gan mengatakan proyek penataan Situ Bagendit akan dilakukan oleh Kementerian PUPR. Anggaran yang disiapkan dari pemerintah pusat untuk penataan berkisar Rp 100 miliar, dengan dua tahun anggaran.

“Penataan akan mulai dilakukan paling telat September (2020). Mudah-mudahan Agustus sudah bisa dimulai,” ujarnya.

Menurut dia, proyek penataan diperkirakan akan rampung pada 2021. Ditargetkan, Situ Bagendit baru akan bisa dinikmati masyarkat pada Desember 2021.

Budi mengatakan dalam penataan itu sejumlah fasilitas akan diperbaiki. Nantinya juga akan dibuatkan jalur lari (jogging track) sepanjang 6 kilometer dengan lebar sekira 5 meter.

Selain itu, akan juga dibangun taman teratai, taman bermain, pusat kuliner, restoran, masjid terapung, jembatan selfie dan banyak lagi.

“Memang ini ditargetkan untuk destinasi wisata kelas dunia,” terangnya.

Baca juga : MUI Garut Tolak Shalat Jumat Pake Sistem Ganjil-Genap

Untuk mengatasi air yang selalu surut ketika musim kemarau, Budi mengatakan Pemkab Garut sudah membebaskan mata air untuk dialirkan ke Situ Bagendit.

Selain untuk mengairi situ, air itu dapat dimanfaatkan masyarakat di sekitar Situ Bagendit melalui PDAM. Mata air itu bukan hanya untuk air minum warga, tapi juga untuk area pesawahan. “Air Situ Bagendit itu kan dialiri oleh sungai-sungai kecil. Rumah-rumah di sekitar situ juga kesulitan karena memang sulit air ketika kemarau,” paparnya. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.