Situ Bagendit Garut Ditarget Beroperasi Desember 2021

57
0
Situ bagendit dokumen

BANYURESMI – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil membuka dimulainya pembangunan penataan kawasan pariwisata Situ Bagendit di Kecamatan Banyuresmi, Rabu (11/11).

Emil -sapaan akrab Ridwan Kamil- mengatakan, penataan Situ Bagendit merupakan bentuk komitmen bersama dari pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut dalam mengembangkan potensi pariwisata sebagai daya ungkit ekonomi masyarakat.

Menurut dia, pengembangan destinasi wisata dilakukan di Kabupaten Garut bukan tanpa alasan. Menurutnya, Kabupaten Garut sejak lama memiliki keunggulan dalam menarik wisatawan.

“Garut memang sangat indah, di sini kan sebutannya Swiss van Java. Nikmat Allah itu harus ditunjukkan. Kita harus kelola dengan baik,” terangnya.

Ia menjelaskan penataan Situ Bagendit bermula ketika Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkunjung ke Garut pada 2019 silam. Ketika itu, Jokowi merasa terpesona dengan keindahan alam di daerah itu, khususnya Situ Bagendit. Dari situlah, rencana penataan kawasan Situ Bagendit mulai berjalan.

Emil mengatakan penataan Situ Bagendit dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui PT Adhi Karya sebagai kontraktor. Pengerjaan penataan yang menelan anggaran Rp 82 miliar itu akan berlangsung selama 14 bulan. “Secepat-cepatnya, masyarakat Garut dan wisatawan akan dapat menikmati pada Desember 2021,” katanya.

Selama proses penataan kawasan Situ Bagendit berjalan, Emil berpesan kepada kontaktor untuk memberdayakan produsen atau tenaga lokal dalam memenuhi kebutuhan pembangunan. Dengan begitu, dampak dari penataan kawasan itu juga dapat langsung terasa kepada masyarakat di Kabupaten Garut.

Emil juga meminta Pemkab Garut mulai melakukan pemberdayaan pariwisata kepada masyarakat di sekitar kawasan Situ Bagendit. Sebab, jika Situ Bagendit telah selesai ditata ulang, masyarakat sekitar akan mendapat kesempatan menjajakan produk makanan atau kerajinan mereka kepada wisatawan.

“Radius sekian kilometer dari sini, warga harus diberdayakan. Misalkan dia punya produk apa dikembangkan. Nanti ditampilkan di sini untuk wisatawan,” terangnya.

Emil juga mengingatkan Pemkab Garut untuk terus melakukan promosi pariwisata, sehingga wisatawan yang datang ke Garut akan semakin meningkat. Dengan banyaknya wisatawan yang datang ke Garut, ia optimistis kesejahteraan masyarakat sekitar juga akan semakin meningkat.

Baca juga : 3.000 Warga Garut Mundur dari PKH Dapat Penghargaan

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut Budi Gan Gan mengatakan penataan kawasan Situ Bagendit dilakukan agar destinasi itu dapat berkelas dunia.

Sebab, selama ini mayoritas wisatawan yang datang ke Situ Bagendit merupakan wisatawan lokal. “Selama ini memang Bagendit terbatas insfrastruktur amenitas. Jadi kebanyakan hanya wisatawan lokal yang datang,” terangnya.

Ihwal perbaikan sarana dan prasarana amenitas di sekitar kawasan itu, Budi mengatakan saat ini sedang mengembangkan empat desa wisata di sekitar Situ Bagendit.

“Jadi desa itu dapat menjadi tempat menginap wisatawan juga,” katanya. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan pemberdayaan ke masyarakat, seperti membuat kerajinan dan makanan. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.