Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.1%

19.5%

7.4%

70%

Situ Sanghyang Tasik Dibenahi Lewat Gerakan BISA

144
0
OBJEK WISATA SITU SANGHYANG radartasikmalaya.com
Warga tampak sedang membersihkan kawasan Objek Wisata Situ Sanghyang di Desa Cibalanarik Kecamatan Tanjungjaya Kabupaten Tasikmalaya. diki setiawan/ radarasikmalaya.com

TANJUNGJAYA – Objek wisata Situ Sanghyang di Desa Cibalanarik Kecamatan Puspahiang mendapat sorotan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Komisi X DPR RI.

Pasca dampak dari mewabahnya virus Covid-19 yang menyerang sektor pariwisata kini kondisi Situ Sanghyang kurang terawat karena selama empat bulan tingkat kunjungan wisatawan menurun.

Secara kasat mata sejumlah fasilitas di Situ Sanghyang mulai ditumbuhi rumput ilalang, lumut dan terlihat kumuh. Bahkan bagian lokasi air Situ pun ditumbuhi rumput ilalang.

Maka dari itu munculah inisiatif program dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bekerjasama dengan Komisi X DPR RI dengan Gerakan Bersih Indah Sehat dan Aman (BISA).

Yang melibatkan unsur masyarakat tokoh dan organisasi kepemudaan serta pengelola wisata termasuk para pelaku usaha di sektor wisata di Situ Sanghyang ikut membersihkan dan menata kembali Sanghyang.

Kepala Desa Cibalanarik Aip Rasyidi mengakui selama empat bulan terakhir tingkat kunjungan wisatawan ke Sanghyang memang cukup menurun.

Sehingga berdampak terhadap terjaganya kondisi kebersihan dan keindahan Sanghyang.

“Pertama, nilai jual disini Situ Sanghyang masih kurang. Ditambah dengan situasi Covid-19 kemarin membuat kunjungan berkurang bahkan ditutup sementara,” jelas Aip, kepada wartawan di acara Gerakan BISA, Kamis (27/9).

Menurut Aip, faktor penyebabnya salah satunya sarana prasarana yang masih dirasa kurang mendukung. Selain akses jalan yang masih jelek, sejumlah fasilitas pun kini memerlukan perbaikan, penataan dan penambahan.

Pihak Pemerintah Desa pun telah mengupayakan hal itu dengan meminta bantuan dari pemerintah daerah terkait, termasuk kepada Dinas Pariwisata Kabupaten Tasikmalaya, Kementerian pariwisata termasuk saat ini dengan komisi X DPR RI.

Anggota Komisi X DPR RI Ferdiansyah mengaku dengan Gerakan BISA bersama Kementerian Pariwisata semua kebutuhan yang kini diperlukan oleh lokasi wisata coba diberikan.

“Salah satunya dengan memberikan sejumlah paket peralatan kebersihan mulai dari sapu, cangkul, tempat sampah, mesin pemotong rumput elektrik, vakum peyedot, hingga gergaji mesin,” kata dia.

Menurut dia, peralatan tersebut dihibahkan kepada masyarakat di Desa Cibalanarik dan Desa Cilolohan Kecamatan Tanjungjaya, yang selama ini melakukan pemeliharaan lokasi Situ Sanghyang.

“Diharapkan peralatan tersebut berguna guna melakukan pembenahan dan penataan kembali lokasi wisata ketika memasuki New Normal,” ujarnya.

“Kami harap peralatan ini berguna untuk mengangkat kembali sektor pariwisata yang dalam beberapa bulan ini sempat vakum akibat terdampak Covid-19,” ungkap dia.

Dia menambahkan Komisi X akan mendorong adanya penataan di seluruh objek wisata di Kabupaten Tasikmalaya.

Namun penataan di masa Pandemi Covid-19 ini, diperlukan adanya penyesuaian.

Maka penyesuaian itu dilakukan dengan menggelorakan gerakan Bersih Indah Sehat dan Aman (BISA) di seluruh objek wisata yang ada di Kabupaten Tasikmalaya.

“Melalui gerakan ini, kita bersihkan lokasi objek wisata salah satunya Situ Sanghyang ini. Jadi ada penyesuaian sesuai kondisi pandemi. Mudah-mudahan kedepan kita mendorong pengelolaannya, terutama dari segi anggaran,” ujarnya.

(diki setiawan)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.