SMAN 3 Perkuat Sinergi dengan Jerman

12

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

TASIK – SMAN 3 Tasikmalaya menggelar 10 Jahre Schulen : Partner der Zukunft (PASCH) di sekolahnya Jalan Letnan Kolonel Basir Surya Sukanagara Kecamatan Purbaratu Kota Tasikmalaya Senin (22/10).

Acara ini merupakan peringatan 10 tahun kerja sama SMAN 3 Tasikmalaya dengan negara Jerman. SMAN 3 menjadi sekolah mitra yang digagas oleh Menteri Luar Negeri Jerman Dr Frank Walter Steinmeier yang kini menjadi Presiden Republik Federasi Jerman.

Kepala SMAN 3 Tasikmalaya Drs H Anda Sujana MPd merasa bangga dengan terpilihnya SMAN 3 sebagai sekolah mitra dari PASCH. Hal ini menjadi sebuah prestasi dan peluang bagi sekolah dan peserta didik.

“Harapannya semoga kemitraan ini terus berlanjut dan semakin banyak siswa yang melanjutkan pendidikan di Jerman, karena ini sangat baik untuk pengetahuan dan pengalaman peserta didik,” ungkapnya kepada Radar, Senin (22/10).

Guru Bahasa Jerman sekaligus Koordinator PASCH SMAN 3 Tasikmalaya Etty Sugyarti menuturkan sekolahnya menjadi mitra sejak tahun 2008, di mana Pemerintah Jerman membuat jaringan 1.500 sekolah mitra di seluruh dunia. Adapun di Indonesia, ada 29 Sekolah PASCH, salah satunya SMAN 3 Tasikmalaya sebagai perwakilan Provinsi Jawa Barat.

“Selama kemitraan ini, kami mendapat bantuan buku-buku pelajaran dan media elektronik dari Pemerintah Jerman, ada juga beasiswa kepada 3 siswa terbaik berbahasa Jerman untuk mengikuti Sommer atau Winterjugendkurs di Jerman. Selama 3 minggu di Jerman, keseluruhan biaya dan uang saku ditanggung Pemerintah Jerman,” tutur Etty.

Selain kegiatan Shortcourse di Jerman, tambah Etty, peserta didiknya juga sering dikirim untuk mengikuti Sprachcamp di Jepang, Korea, India dan Thailand. Tenaga pengajar bahasa Jerman di SMAN 3 Tasikmalaya juga sering disertakan pelatihan di dalam maupun di luar negeri. Kepala sekolah PASCH juga diberi kesempatan untuk mengikuti perjalanan edukasi ke negara Jerman.

“Kepala sekolah akan mengikuti konferensi kepala-kepala sekolah PASCH regional Asia Tenggara, Australia dan New Zaeland pada 23 Oktober,” katanya.

Etty bersyukur, kerja sama ini bisa sampai tahun ke-10. “SMAN 3 Tasikmalaya masih diberi kepercayaan untuk terus bekerja sam, semoga kepercayaan itu terus terjaga,” ujarnya.

Etty mengatakan, dalam kegiatan syukuran yang dihadiri oleh perwakilan komite sekolah Waway SmHk, Pengawas Pembina SMA Provinsi Jawa Barat Drs H Dadang AP MPd, kepala sekolah dan jajarannya.

Dalam acara tersebut ada penampilan karya siswa yang kental dengan budaya Jerman. Siswa bercerita dengan bahasa Jerman, lomba poster, lomba membuat tas belanja atau einkauftasch dari limbah plastik, pementasan tari Jerman dan nyanyi dengan bahasa Jerman.

“Untuk syukuran kali ini kita ambil tema Deutsch ist die Brücke zur Welt yang artinya Bahasa Jerman menjadi Jembatan Dunia. Selama 10 tahun ini, sudah ada sekitar 52 lulusan yang bekerja di Jerman sambil pelatihan,” ujarnya. (ais)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.