SMK di Tasik Wujudkan Gerakan Sekolah Menyenangkan

77
0
ISTIMEWA. BIMBINGAN TEKNIS. Kepala SMKN 1 Tasikmalaya Dr H Wawan SPd MM (tengah) bersama Kepala KCD Pendidikan Wilayah XII Tasikmalaya Dr Abur Mustikawanto MEd memberikan arahan untuk penyusunan RKJM berbasis SPMI di SMK se-Kota Tasikmalaya beberapa waktu lalu.
ISTIMEWA. BIMBINGAN TEKNIS. Kepala SMKN 1 Tasikmalaya Dr H Wawan SPd MM (tengah) bersama Kepala KCD Pendidikan Wilayah XII Tasikmalaya Dr Abur Mustikawanto MEd memberikan arahan untuk penyusunan RKJM berbasis SPMI di SMK se-Kota Tasikmalaya beberapa waktu lalu.
Loading...

TASIK – Sekolah menengah kejuruan (SMK) di Tasikmalaya terus berupaya mewujudkan gerakan sekolah menyenang­kan (GSM) yang mengarah kepada sekolah sehat, aman, ramah anak dan menyenangkan.

Kepala SMKN 1 Tasikmalaya Dr H Wawan SPd MM mengatakan, seko­lah­nya kini sedang mengembangkan bu­daya GSM. Ini merupakan gerakan sosial bersama guru untuk menciptakan bu­daya belajar yang kritis, kreatif, mandiri dan menyenangkan di sekolah.

“GSM ini sebagai salah satu upaya meningkatkan kualitas lulusan yang berpikir inovatif, kreatif, original dan memiliki keahlian melek literasi digital. Selanjutnya memiliki kemampuan memimpin dan bersosialisasi,” katanya kepada Radar, Minggu (17/1).

Selanjutnya, GSM juga untuk melawan tantangan yang dihadapi sekolah, di antaranya tuntutan revolusi 4.0 dan era Vuca, dekadensi moral pada siswa, kualitas pendidikan masih stagnan dan revolusi pendidikan di negara lain. Serta untuk mewujudkan siswa yang bertanggung jawab, peduli lingkungan, jujur dan memiliki budaya belajar yang kritis dan menyenangkan.

“Sehingga menghilangkan kekerasan dan ketimpangan sosial yang masih sering terjadi di sekolah serta program pendidikan yang bisa sinkron dengan kebutuhan masa depan,” ujarnya.

loading...

Sebab, kata dia, untuk menerapkan prin­sip GSM di SMKN 1 Tasikmalaya, dia sedang mengarahkan sekolahnya un­tuk bisa membangun lingkungan pem­belajaran yang positif secara fisik dan sosial. Lalu mengutamakan model pem­belajaran yang mendorong siswa ber­eks­plorasi, berkreasi dan berpikir kritis.

Kata Wawan, pihaknya sedang meman­tik perkembangan karakter siswa, baik melalui lingkungan serta model pem­belajaran sosial dan keagamaan. Kemudian mendorong pelibatan se­mua warga sekolah, orang tua dan masyarakat dalam menyukseskan pendidikan yang lebih baik lagi.

“Hasilnya menciptakan siswa SMK yang berkarakter budaya kerja baik dan berkompetensi unggul. Se­hingga mempunyai generasi yang teram­pil, mampu bersaing,” katanya. (riz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.