SMKN 1 Kawali Bentuk Karakter Pelajar Mampu Tolak Narkoba

57

KAWALI – SMK Negeri 1 Kawali melaksanakan kegiatan Pembinaan Bela Negara dalam rangka pembekalan Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang bertempat di lapangan SMK Negeri 1 Kawali, Jalan Talagasari No. 35 Kawali Kabupaten Ciamis, Rabu (10/4/2019).

Menurut Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Kawal, Drs. H. Hadi Sumantoro, M.Pd., kegiatan bertujuan untuk memberikan bekal kepada 430 siswa-siswsi kelas XI yang akan melaksanakan PKL, dengan penempatannya disebar ke beberapa instansi dan lembaga di Kabupaten Ciamis.

“Kegiatan ini bekerjasama dengan beberapa instansi, salah satunya menghadirkan narasumber dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Ciamis,” ujar Hadi.

Sebagaimana diketahui, masalah narkoba saat ini sudah sangat mengkhawatirkan semua pihak. Terutama di dunia pendidikan, dimana para korban yang menyalahgunakan tidak hanya orang dewasa, namun sudah menyasar anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar.

“Harapan dari kegiatan ini semoga para siswa-siswi yang akan praktek kerja lapangan memiliki karakter yang berwawasan kebangsaan, memiliki kemampuan untuk menolak penyalahgunaan narkoba, tidak berani untuk mencoba narkoba serta bisa melaksanakan PKL dengan baik,” ungkap Hadi.

Konselor dari BNN Kabupaten Ciamis, Rachman Haerudin, S.Sos., memaparkan materi dengan judul “Lawan Narkoba dengan Prestasi”.

Rachman mengatakan, kaum remaja rentan terjerat narkoba karena 3 (tiga) faktor yaitu:

Faktor keluarga, disebabkan kurangnya perhatian orang tua dan jarangnya komunikasi antara anak dan orang tua sehingga anak cendrung berkomunikasi di luar rumah dengan teman sebayanya ;

Faktor individu, anak yang cenderung menutup diri terhadap permasalahan yang ada akan menimbulkan dampak putus asa akan dirinya;

Faktor lingkungan, dimana lingkungan di luar rumah lebih rentan untuk anak melakukan hal hal yang negatif karena kurangnya pengawasan dari orangtua.

Adapun hal penting yang bisa dilakukan untuk mengantisipasi masalah narkoba adalah dengan 5M :

(1) Mengaktifkan satgas anti narkoba, (2) Menciptakan lingkungan bersih narkoba,
(3) Melaporkan bila ada peredaran narkoba di lingkungan sekolah,
(4) Menyampaikan pesan-pesan anti narkoba dalam setiap pertemuan/kegiatan,
(5) Membantu teman yang menjadi korban penyalahguna narkoba.

Rachman mengajak kepada para siswa siswi untuk senantiasa mengisi waktunya dengan yang bermanfaat dan tetap fokus pada tugas pokonya. “Ya tugasnya belajar dengan sungguh-sungguh untuk mengejar prestasi tanpa narkoba,” pungkas Rachman. (rls)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.