SMKN 1 Kota Tasik Siapkan Tenaga Kerja Industri Kreatif

173
0
CETAK SISWA KOMPETEN. Wakasek Kurikulum SMKN 1 Tasikmalaya Yusnawan Lubis (kanan) bersama Ketua Kompetensi Keahlian Hotel dan Restoran Elis Nurjanah SPd didampingi Ketua Kompetensi Keahlian Manajemen dan Logistik Dudung Aipudin SE, MPd bersinergi untuk mencetak siswa yang berkompeten di Iduka, Jumat (23/10). Fatkhur Rizqi/Radar Tasikmalaya
CETAK SISWA KOMPETEN. Wakasek Kurikulum SMKN 1 Tasikmalaya Yusnawan Lubis (kanan) bersama Ketua Kompetensi Keahlian Hotel dan Restoran Elis Nurjanah SPd didampingi Ketua Kompetensi Keahlian Manajemen dan Logistik Dudung Aipudin SE, MPd bersinergi untuk mencetak siswa yang berkompeten di Iduka, Jumat (23/10). Fatkhur Rizqi/Radar Tasikmalaya

TASIK – SMKN 1 Tasikmalaya melakukan pembukaan atau pendirian program komptensi keahlian baru yaitu resto, perfilman, dan logistik. Program kompetensi baru itu sebagai bentuk penyiapan tenaga kerja kompeten di masa industri kreatif saat ini.

Wakesek Kurikulum SMK 1 Tasikmalaya Yusnawan Lubis mewakili Kepala SMKN 1 Tasikmalaya Dr H Wawan SPd MM mengatakan, pendirian jurusan baru itu dari hasil analisis kebutuhan di Industri Dunia Usaha dan Dunia Kerja (Iduka), sehingga kini sudah mendapatkan izin dengan Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 423/14840-Set.

Disdik, tentang penambahan kompetensi keahlian baru pada sekolah menengah kejuruan (SMK) Negeri 1 Kota Tasikmalaya pada 5 Oktober 2020.

”Tiga jurusan baru kita itu termasuk kebutuhan dari industri kreatif. Artinya ini peran SMK bersumbangsih menciptakan tenaga kerja yang terampil, kompeten, dan produktif,” katanya kepada Radar, Jumat (23/10).

Program kompetensi baru ini untuk lulusannya hingga empat tahun sehingga diakui setara D2. Maka SMKN 1 Tasikmalaya bentuk menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berkompeten.

“Ini sebagai menyiapkan tenaga kerja untuk industri kreatif. Karena bisa bertahan di masa pandemi Covid-19,” ujarnya.

Pendaftaran pun akan dibuka pada tahun ajaran 2021/2022. Dengan kualifikasi kurikulumnya level 3. Artinya sebagai tenaga kerja semi profesional karena sertifikatnya diakui industri, dunia usaha, dan dunia kerja.

Misal jurusan logistik semua perusahaan pasti membutuhkan karena berkaitan dengan distribusi, pergudangan, ekspedisi. Lalu produksi film dan teve yang berhubungan dengan komunikasi dan industri kreatif.

“Serta ke depan Kota Tasikmalaya menjadi kota modern yang banyak berkembangnya resto dan hotel, sehingga membutuhkan tenaga kerja yang kompeten,” kata dia menjabarkan.

Kemudian, mengingat peluang Kota Tasikmalaya akan seperti kawasan industri, seperti Bogor, Depok, dan Bekasi, karena ada Tol Bandung- Tasik-Cilacap (Bataci) nanti, maka akan ada perputaran uang di Tasikmalaya luar biasa.

“Ini jawaban ketika tol jadi tidak ingin dikuasi oleh pekerja luar, sehingga peran SMK menyiapkan dan menciptakan bersumbangsih tenaga-tenaga yang dibutuhkan oleh industri-industri di Tasikmalaya,” ujarnya.

Ketua Kompetensi Keahlian Hotel dan Restoran Elis Nurjanah SPd didampingi Ketua Komptensi Keahlian Manajemen dan Logistik Dudung Aipudin SE MPd menjelaskan semua jurusan baru itu merupakan pengembangan jurusan yang ada.

Misal untuk multimedia menjadi produksi film dan teve, perkantoran menjadi manajemen logistik, dan perhotelan pengembangan resto.

“Jadi kami tidak masalah mengenai ruang praktiknya karena sudah ada. Dalam artian membuka program baru ini bentuk pengembangan sudah ada,” kata dia.

Pihaknya sudah mempersiapkan saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dilakukan pada 2021. Dari kurikulum, metode pembelajaran, PKL, SDM, sarana-prasarana sehingga sudah sesuai dengan kebutuhan industri dan dunia kerja.

“Maka bukan saja mampu menghasilkan lulusan banyak. Tetapi juga harus mempunyai daya serapnya kerja yang tinggi di dunia usaha atau dunia industrinya,” ujarnya. (riz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.