SMKN 2 Tasik Raih Juara 3 Kompetisi IoT

423
0
ISTIMEWA BERPRESTASI. Pembina Si Meka SMKN 2 Tasikmalaya Dicky Nurul Ilham SPd (kiri) bersama Tim Si Meka berhasil menjadi juara 3 kompetisi IoT tingkat nasional di UGM Sabtu-Minggu (14-15/3).
ISTIMEWA BERPRESTASI. Pembina Si Meka SMKN 2 Tasikmalaya Dicky Nurul Ilham SPd (kiri) bersama Tim Si Meka berhasil menjadi juara 3 kompetisi IoT tingkat nasional di UGM Sabtu-Minggu (14-15/3).

TASIK – Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Kota Tasikmalaya mendapatkan penghargaan dari perlombaan Internet of Things (IoT) Competition Technocorner 2020 Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta, Sabtu-Minggu (14-15/3).

Pada kompetisi tingkat nasional tersebut, tiga siswa SMKN 2 Kota Tasikmalaya dari jurusan Sistem Informasi Jaringan dan Aplikasi serta Jurusan Mekatronika (Si Meka) membuat aplikasi dan alat e-Tour Guide atau alat pemandu wisata digital.

Hasil karyanya ini berhasil menjadi juara 3 pada kompetisi yang digelar Keluarga Mahasiswa Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Fakultas Teknik UGM tersebut.

Baca Juga : Ciptakan Generasi Unggul, LP Ma’arif NU Kota Tasik Jaring Kepala Madrasah Profesional & Bermoral

Kepala SMKN 2 Tasikmalaya Dr H Wawan SPd MPd mengapresiasi siswanya yang mampu bersaing dengan peserta dari perguruan tinggi ternama di Indonesia.

“Ada kebanggaan tersendiri siswa SMKN 2 bisa berprestasi di tingkat nasional. Siswa berprestasi tersebut yakni Yoga Nuryana, Febrian Dwi Rizqi D dan Mochammad Naufal,” katanya kepada Radar, Senin (16/3).

Prestasi ini diharapkan bisa menginspirasi siswa SMK lainnya, kata Wawan, sehingga memberikan motivasi lagi agar lebih giat atau aktif bereksperimen dan berinovasi dalam bidang yang ditekuninya.

Selain itu, siswa perlu mengaplikasikan hasil kegiatan belajar di kelas dalam bentuk karya. Misalnya siswa gabungan dari kompetensi Teknik Komputer Jaringan, Teknik Audio Video dan Mekatronika membuat aplikasi e-Tour Guide.

“Semua siswa mesti didorong terus berinovasi dalam pengguna teknologi tepat guna yang bermanfaat bagi masyarakat. Seperti yang dilakukan oleh Tim Si Meka yang membuat e-Tour Guide ini,” ujarnya.

Koordinator Si Meka SMKN 2 Tasikmalaya Yoga Nuryana mengatakan, keberhasilannya membuat aplikasi e-Tour Guide terinspirasi dari e-toll card.

Ia menjelaskan, e-Tour Guide merupakan alat pemandu wisata digital lewat website tourguide.mekatronikahebat.com. Website itu berisi informasi tempat wisata yang ada di Yogyakarta, sekaligus masyarakat bisa memesan tiket tempat wisata tersebut secara online.

“Dengan e-Tour Guide dapat mempermudah wisatawan untuk mengetahui destinasi wisata yang menarik karena sudah terintegrasi IoT. Sangat fleksibel digunakan oleh wisatawan untuk mengetahui informasi wisata yang dituju,” katanya.

Baca Juga : SMKN 2 Kota Banjar Punya Puluhan Robot

Pembina Si Meka SMKN 2 Tasikmalaya Dicky Nurul Ilham SPd mengatakan lomba IoT ini lingkupnya untuk mahasiswa dan pelajar.

Pihaknya melibatkan siswa Jurusan Sistem Informasi Jaringan dan Aplikasi serta Jurusan Mekatronika (Si Meka) untuk berkolaborasi membuat proyek IoT.

“Dalam lomba IoT ini saya menerapkan standar level perguruan tinggi terutama dalam presentasi hasil karya,” katanya.

Ia terus menyakinkan anak didik bahwa mereka punya kemampuan selevel mahasiswa. Akhirnya target juara 3 besar pun tercapai. Pada kompetisi tersebut yang menjadi juara 1 UTY, juara 2 ITB dan juara 3 SMKN 2 Tasikmalaya. (riz)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.