Twenty Futsal Ajang Pembentukan Karakter

SMPN 20 Tasikmalaya Berprestasi di Liga Futsal

89
BERBAKAT. Tedi Karya Mulyadi SPd MPd (kiri), Tezar Abdul Rohmana SPd (kanan), tim Twenty Futsal dan perwakilan supporter menunjukkan tropi yang diraih dalam Liga Futsal Tingkat Kota Tasikmalaya 2019 Selasa (12/3). (Siti Aisyah / radartasikmalaya.com)

TASIK – SMPN 20 Tasikmalaya meraih prestasi membanggakan. Melalui tim ekskulnya yakni Twenty Futsal, SMPN 20 Tasikmalaya meraih juara 3 Liga Futsal Pendidikan Kategori SMP/MTs Putra Divisi Satu Tingkat Kota Tasikmalaya. Bahkan, supporter-nya meraih juara 1 terbaik.

Pembina Futsal SMPN 20 Tasikmalaya Tedi Karya Mulyadi SPd MPd menuturkan, prestasi ini diraih karena motivasi dan semangat yang tinggi dari siswa.

Mereka berlatih secara intensif. Selain itu, berkat semangat dan kekompakan semua warga sekolah, SMPN 20 juga menjadi juara terbaik 1 untuk tim supporter.

“Ekskul Futsal baru terbentuk 4 tahun. Berawal dari hobi siswa bermain sepak bola di sekolah, kemudian ada inisitif untuk dibentuk ekskul. Tujuan awalnya sebagai wadah olahraga siswa serta sarana pembentukan karakter. Alhamdulillah kini mendulang prestasi,” terang Tedi kepada Radar, Selasa (12/3).

Dia berharap, ke depannya Twenty Futsal bisa menjadi ekskul unggulan dan rajin mendulang prestasi. Terlebih adanya dukungan yang luar biasa dari Kepala Sekolah Kusmiyatun SPd. Hal ini menambah spirit untuk Twenty Futsal agar makin berkembang.

“Tahun sebelumnya Twenty Futsal masuk 16 besar dalam Futsalogi 2018 Tingkat Kota dan Kabupaten Tasikmalaya. Setiap tahunnya jumlah anggota Twenty Futsal selalu bertambah,” katanya.

Melalui olahraga futsal, sambungnya, siswa tidak hanya mempelajari teknik, tapi juga belajar nilai-nilai karakter yang tidak di dapat di kelas. Di antaranya tentang kebersaman, disiplin, tanggung jawab, kejujuran, sportivitas hingga pengelolaan emosi.

Pelatih Futsal SMPN 20 Tasikmalaya Tezar Abdul Rohmana SPd mengatakan latihan futsal rutin digelar pada Selasa, Kamis dan Sabtu. Dalam berolahraga futsal, hal yang pertama harus dikuasai di antaranya teknik dasar, fisik dan mental.

Menurutnya, futsal lebih melelahkan dibanding sepak bola. Lapangan yang kecil menuntut pergerakan yang lebih cepat, sehingga dibutuhkan fisik yang kuat dan fit.

“Stamina harus bagus karena banyak menguras energi. Makanya, kami sering ingatkan anak untuk menjaga pola makanan sehat. Selain fisik, mental juga perlu diasah supaya tidak demam panggung saat bertanding,” tutur Tezar.

Untuk pembentukan mental, kata Tezar, ia sering mengajak timnya untuk bermain di luar sekolah, lapangan dan lawan yang berbeda.

“Harapan kami prestasi Twenty Futsal bisa makin meningkat. Kami juga berharap sarana dan fasilitas bisa semakin menunjang,” ungkapnya. (ais)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.