Soal Bau di Sungai Citonjong Pangandaran, IPAL PT Pecu Masih Uji Coba

144
0

PANGANDARAN – PT Pacific Eastern Coconut Utama (Pecu) menjelaskan soal bau yang tercium dari Sungai Citonjong Kabupaten Pangandaran.

Humas PT Pecu Roni mengatakan bahwa instalasi pengolahan air limbah (IPAL) PT Pecu masih dalam tahap percobaan. “Baru selesai pada awal Agustus kemarin dan sekarang dalam tahap percobaan tiga bulan,” ungkapnya kepada Radar Senin (31/8).

Menurutnya, Oktober mendatang, kemungkinan tahapan uji coba akan selesai dan tidak ada lagi limbah yang bocor ke Sungai Citonjong. “Semua akan selesai dan masyarakat di sepanjang sungai tidak akan lagi terganggu oleh baunya sungai tersebut,” ucapnya.

Baca juga : Pilbup Pangandaran, AMAN Didukung 2 Partai, JUARA 6 Partai

Dia berjanji akan mengundang masyarakat sekitar dan jurnalis untuk melihat IPAL yang baru mereka bangun. “Saya akan jelaskan semuanya kepada warga, supaya kondisinya yang sebenarnya bisa dipahami,” tuturnya.

Menurut Roni, bau di Sungai Citonjong memang selalu muncul pada musim kemarau tiba, bahkan biasanya air yang tidak mengalir itu akan berubah warna jadi hitam pekat. “Tapi sekarang sudah berwarna hijau,” ucapnya.

Ia mengatakan pembangunan IPAL tersebut sangat menguras kantong perusahaan, karena biayanya begitu mahal. “Ditambah dampak Covid-19 yang mengganggu pendapatan,” ujarnya.

Warga Dusun Cikangkung Desa Cikembulan Tika Sartika (22) mengaku sangat terganggu dengan bau yang berasal dari Sungai Citonjong. “Apalagi kalau pagi-pagi, sangat bau,” jelasnya. (den)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.