Soal Desa Wisata, Pemkab Tasik Belajar ke Samarang Garut

39
0
radartasikmalaya.com
Para pengelola destinasi wisata, unsur pemerintahan desa, kelompok penggerak pariwisata, Kabupaten Tasikmalaya saat berkunjung ke Wisata Saung Ciburial Desa Sukalaksana Kecamatan Samarang Kabupaten Garut. istimewa

TASIK – Para pengelola destinasi wisata, unsur pemerintahan desa, kelompok penggerak pariwisata, serta mereka yang dianggap memiliki potensi untuk dijadikan agen perubahan yang mampu mendukung terhadap tumbuh kembangnya sektor kepariwisataan daerah Kabupaten Tasikmalaya, berkunjungan ke Wisata Saung Ciburial Desa Sukalaksana Kecamatan Samarang Kabupaten Garut, Sabtu (12/12).

Peserta mendapat paparan atau materi tanya jawab dengan Ketua Pengelola Desa Wisata setempat tentang pengelolaan desa wisata, sistem kepengurusan, langkah-langkah membangun desa wisata dan lain sebagainya.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tasikmalaya, Drs. H. Nana Heryana, MM mengungkapkan, dalam kunjungannya itu belajar bagaimana konsep yang dikembangkan pengelola di Desa Wisata Ciburial, lebih kepada wisata edukasi.

Selain bisa menikmati istirahat yang tenang sambil menikmati kesejukan alam pedesaan, pengujung juga bisa belajar berbagai macam di tempat ini.

“Kita sebagai pengunjung bisa belajar membuat berbagai produk yang menjadi mata pencaharian warga setempat seperti membuat sabun dari bahan akar wangi, membatik, menanam sayuran, melukis dengan menggunakan media tampah, menangkap ikan, sampai tatacara memelihara domba,” ujarnya kepada Radar, Senin (14/12).

Kata Nana, pihaknya pun bisa belajar tentang berbagai budaya masyarakat sekitar seperti pencak silat, angklung, serta berbagai jenis kaulinan barudak atau permainan anak jaman dulu.

Dengan konsep yang disuguhkan tersebut justru menjadi daya tarik tersendiri baginya bersama yang lain untuk belajar dalam menciptakan inovasi wisata.

Para pengunjung juga bisa benar-benar hidup berdampingan dengan masyarakat.

Mereka membaur saat tinggal, beraktivitas layaknya petani, peternak, pengrajin serta menikmati suguhan seni budaya adat Sunda.

Dengan demikian, seluruh masyarakat dilibatkan dalam setiap kegiatan desa wisata ini.

Begitu pula dalam hal yang menyangkut profit. Tidak ada keuntungan untuk kepentingan kelompok atau pribadi. Karena semua yang diperoleh, kembali ke masyarakat.

“Kehadiran desa wisata di Kampung Ciburial secara langsung membuat warga yang belum punya pekerjaan mendapat penghasilan, dan warga yang sudah punya pekerjaan memiliki tambahan untuk keperluan di rumah tangganya,” ucapnya.

Idras salah satu peserta yang ikut dalam kunjungan ke kampung wisata Ciburial mengatakan, mendapatkan berbagai ilmu bermanfaat.

Ia mengapresiasi pembangunan wisata tersebut yang konsep dasarnya memang menjual suasana asli khas pedesaan.

“Kearifan lokal dan sadar wisata dari mulai masyarakat biasa sampai dengan perangkat desa sudah cukup baik,” kata dia.

Peserta lainnya, Aom mengungkapkan, kegiatan pariwisata yang ditawarkan di Wisata Saung Ciburial Desa Sukalaksana ini memang merupakan wisata edukasi yang memberikan banyak pembelajaran bagi pengunjung, khususnya generasi muda tentang kearifan budaya lokal yang harus dijaga dan dilestarikan.

“Di sini kita diperkenalkan dengan berbagai potensi wisata desa yang berupa berbagai kearifan budaya lokal setempat meliputi bidang pertanian, peternakan, usaha kecil dan menengah, budaya serta tradisi yang masih hidup di masyarakat, dan tentu saja keindahan panorama alam,” kata dia menambahkan.

(radika robi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.