Soal Halal Tidaknya Vaksin Covid-19, Begini Kata Ketua MUI..

47
0
radartasikmalaya.com
ilustrasi vaksin covid-19

JAKARTA – Vaksin Covid-19 buatan Sinovac Biotech terus didistribusikan ke berbagai daerah.

Sayangnya, hingga kini, belum ada fatwa dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), perihal halal tidaknya vaksin buatan China itu.

Namun, MUI memastikan, fatwa soal vaksin Covid-19 buatan Sinovac itu bakal diumumkan sebelum tanggal 13 Januari 2021.

“Yakni sebelum penyuntikan perdana kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dilakukan,” demikian disampaikan Ketua MUI, Masduki Baidlowi dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (06/01).

“Uji lapangannya sudah tuntas. Jadi memang harus menunggu,” sambungnya.

Saat ini, kata dia, tim dari Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika (LPPOM) MUI masih bekerja untuk menerbitkan fatwa halal bagi vaksin buatan China tersebut.

“Saat ini, MUI tinggal menunggu pelaksanaan sidang fatwa terkait vaksin Sinovac,” imbuh Masduki yang juga Juru Bicara Wakil Presiden, Ma’ruf Amin.

Sebelumnya, Masduki mengatakan pemerintah akan memulai vaksinasi secara serentak di beberapa daerah jika Sinovac telah mengantongi izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Setelah BPOM menerbitkan EUA, maka fatwa MUI terhadap kebolehan vaksin Sinovac tersebut juga akan segera diumumkan.

“Masalah izin dan fatwa halal ini sudah ada kesepakatannya,” ucapnya.

Sementara itu, terkait pendistribusian vaksin yang sudah tiba di beberapa daerah, bertujuan agar ketika izin BPOM dan fatwa MUI terbit, maka penyuntikan vaksin dapat segera dilakukan.

“Menkes (Budi Gunadi Sadikin) sudah menjelaskan kepada Wapres Ma’ruf Amin bahwa pendistribusian itu supaya nanti bisa serentak dilakukan vaksinasi di berbagai daerah. Vaksinasi itu sama sekali tidak akan mengabaikan fatwa dari MUI,” tandasnya. (pojoksatu)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.