Soal Kasus Balokang, Tunggu Hasil Audit BPKP

165
0
KONFERENSI PERS. Kapolres Banjar AKBP Matrius menjelaskan kepada media kasus dugaan penyalahgunaan anggaran di Desa Balokang Kamis (30/8). (Cecep herdi / radartasikmalaya.com

BANJAR – Polres Banjar masih mendalami kasus dugaan penyelewengan dana desa di Desa Balokang. Polisi hingga kini belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut.

“Untuk tersangka (kasus Desa Balokang) belum kami tetapkan,” kata Kapolres Banjar AKBP Yulian Perdana Rabu (19/6). Orang nomor satu di Polres Banjar itu mengaku tidak akan gegabah dalam menangani kasus tersebut.

“Jangan sampai kita mengabaikan mekanisme hukum,” ungkap Yulian.

Saat ini pihaknya masih menunggu hasil audit dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Selain itu, kepolisian akan gelar perkara terlebih dahulu. “Kita menunggu hasil dari BPKP. Tunggu aja, sabar, sabar,” ujarnya.

Kasat Reskrim Polres Banjar AKP Yanto Slamet mengaku masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi. Kasus di Desa Balokang sudah masuk tahap penyidikan.

Dia pun mengatakan jumlah kerugian negara dari hasil audit Inspektorat Kota Banjar sebesar Rp 482.381.274. “Masuk penyidikan dan masih pemeriksaan saksi-saksi,” katanya. (cep)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.