Soal Kasus FIKes Uniga, PKH Unigal Desak Polisi Segera Tuntaskan

116
0

CIAMIS – Direktur Pusat Kajian Hukum (PKH) Universitas Galuh (Uniga) Ciamis, Hendra Sukarman SE SH MH, pertanyakan kelanjutan kasus Mantan Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes) Unigal, inisial TJ yang sebelumnya telah di tahan pada Kamis (17/1) di LP Kelas II B Ciamis.

“Kepada pihak kepolisian, sejauh mana kelanjutanya? apakah ada dugaan keterlibatan yang lain dalam kasus tersebut. Karena yang namanya korupsi itu tidak bisa berdiri sendiri. Ini agar jelas siapa yang turut serta dan siapa yang menjadi dalangnya,” ujar Hendra.

Selain itu, kata dia, dipertanyakan apakah kasusnya ini berjalan, serta ada fakta baru yang memang menyeret yang lainya dalam proses penyidikan kepolisian.

Karena, lanjut dia, setelah dilaksanakan audit investigasi, masih ada dugaan pelanggaran pidana yang disinyalir dilakukan oleh mantan Dekan Fikes Unigal itu. Bahkan dari hasil audit juga disinyalir belum tentu nilai penggelapan uangnya hanya Rp 4,9 miliar.

“Karena kita ketahui, sampai sekarang, laporan pertanggungjawaban selama kepemimpinan mantan Dekan FIKes Unigal belum ada di meja pengurus Yayasan,” jelasnya kepada Radar ditemui di Unigal, Selasa (10/9) siang.

Pihaknya berharap, pihak Polres Ciamis memprosesnya secara tuntas. Tujuannya agar hasil audit investigasi ini segera diteliti, dilidik serta ditindaklanjuti, khususnya mengenai tindak pidana yang dilakukan oleh mantan Dekan FIKes dan dugaan yang lainya juga.

“Tidak mungkin hanya TJ saja , bisa saja dugaan ada yang memang ada dalang dalam dugaan korupsi tersebut. Karena, ada salah satu indikasi adanya dugaan penggelapan uang tersebut muncul lantaran mantan Dekan FIKes tidak pernah melaporkan atau membuat laporan pertanggungjawaban kepada Yayasan melalui Rektor Unigal. Bahkan dalam struktur organisasi di FIKes ada keganjilan, yakni adanya pembina di fakultas, padahal, menurut Statuta Universitas Galuh, tidak ada unsur pembina di dalam fakultas,” bebernya.

Hendra menegaskan, bukti-bukti yang ditemukan pihak kepolisian selama masa penyelidikan, bahkan bukti-bukti yang terungkap dalam persidangan, Seharunya, menjadi patokan dan catatan untuk segera dilanjutkannya kasus yang menjerat mantan Dekan FIKes itu.

“Intinya kami berharap untuk ada proses kelanjutanya. Sehingga bisa ada perkembangan siapa yang terlibat lagi,” tegasnya.

Terpisah, Ketua Yayasan Pendidikan Galuh Ciamis, H Otong Husni Taufik SIp MS, menuturkan, bahwa persoalan hukum FIKes pihaknya menyerahkan semuanya kepada pihak penegak hukum yakni Polres Ciamis.

Dia berharap, kasusnya bisa terus berjalan, serta bisa menemukan fakta baru apakah ada dalang atau tidak dalam dugaan kasus korupsi itu. Serta ada titik terang apakah cuman TJ saja atau ada yang lainya.

“Kita juga sejauh ini masih nunggu titik terang dan kelanjutan dari kepolisian. Semoga kasusnya juga bisa cepat bisa diselesaikan,” harapnya.

Saat dihubungi Radar, Kasat Reskrim Polres Ciamis, AKP Risqi Akbar menjelaskan bahwa kasus tersehut saat inu masih ditangani dan diproses. “Tunggu saja nanti kelanjutnya,” singkatnya.

Dipihak lain, Kuasa Hukum Terlapor TJ, Asep Gumilar SH menuturkan bahwa perkara dugaan penggelapan di FIKes Unigal sedang dalam proses pemeriksaan oleh pihak kepolisian.”Sebagai kuasa hukum dari pihak terlapor, kami selalu mendampingi tiap pemeriksaan,” pungkasnya. (isr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.