Soal Pekerja Perbaikan Rel di Kota Banjar, Ini Penjelasan Pengawas & Staf Satker

1488
1

BANJAR – Soal kondisi para pekerja perbaikan rel di wilayah Balokang Kota Banjar, yang dikeluhkan warga, pengawas lapangan dan staf satker memberikan penjelasan.

Solehan, selaku Pengawas Lapangan dari PT Tunggal Jaya sebagai pihak ketiga dari Balai Teknik Perkeretaapian wilayah Jawa Bagian Barat (BTP Jabar) yang sedang memperbaiki rel kereta api di wilayah Kota Banjar mengatakan, ratusan pekerja sudah diberikan arahan untuk mengenakan masker.

Kata dia, sebelum melaksanakan perbaikan rel, para pekerja di brifing terlebih dahulu sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) terkait keamanan diri dalam masa mewabahnya covid-19.

“Sebelum melaksanakan pekerjaan, kami brifing dulu karena SOP-nya harus pakai masker, kondisi suhu tubuh pekerja juga dicek. Rata-rata 34 sampai 36 derajat celcius suhu tubuhnya. Tidak ada yang sakit dan tidak ada yang menunjukkan gejala terpapar covid-19,” ungkap Solehan, Senin (20/4).

Ia menjelaskan, para pekerja ini 80 persennya berasal dari warga Banjar dan Ciamis. Total pekerja yang memperbaiki rel di wilayah Banjar sebanyak 120 orang.

“80 persen pekerja berasal dari wilayah terdekat bantaran rel, baik Banjar dan Ciamis. Ada juga tambahan pekerja dari luar Kota Banjar tapi itu pun datang ke Banjar sejak tanggal 10 Maret 2020,” tegas dia.

Solehan menegaskan, bahwa kondisi di lapangan tidak terjadi polemik. Baik dari aparat penegak hukum, karang taruna, dan warga. Sebab, selama perbaikan, para pekerja selalu mengenakan masker.

“Pekerjaan perbaikan ini masih berlangsung hingga tiga bulan kedepan. Kemarin juga sempat ada Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjar, pak Ade Setiana ikut memberikan himbauan kepada para pekerja. Intinya kami di lapangan saat bekerja selalu menerapkan sesuai SOP. Salah satunya menggunakan masker saat berkerja,” bebernya.

Dihubungi terpisah, Andi, Staf Satker Peningkatan Jalan KA Bandung Banjar menambahkan, sebelum dimulai, pihaknya berkoordinasi dengan pihak berwenang.

Pihaknya juga berkoordinasi dengan tim Satgas Percepatan Covid-19 setempat, karena melibatkan banyak warga yang bekerja peningkatan rel eksisting.

“Kita tetap mengikuti protokoler Covid-19 dari dinas kesehatan setempat. Semua pekerja diberi masker dan semua pekerja sudah dipastikan sehat,” tegasnya.

Berikut contoh surat keterangan sehat para pekerja :

(cecep herdi/age)

Loading...
loading...

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.