Soal Pembangunan Gedung-Gedung Baru di RSUD dr Soekardjo Kota Tasik, Begini Kata Budi Budiman..

109
0
TINJAU. Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman ketika meninjau pembangunan gedung baru RSUD dr Soekardjo, Selasa (13/8). rezza rizaldi / radartasikmalaya.com

TAWANG – Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman menegaskan, semua proses pembangunan gedung-gedung baru RSUD dr Soekardjo yang dananya bersumber dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar sejauh ini tidak ada masalah.Hali itu ditegaskan dia setelah meninjau pembangunan lanjutan gedung baru RSUD yang memakan anggaran Rp 56 miliar atau tahap III.Sementara, informasi yang beredar di lapangan pembangunan Gedung Tulip saja hingga 1 bulan masa pemeliharan habis tak kunjung diserahterimakan pengelolaannya ke pihak RSUD.“Semua tidak ada masalah (pembangunan gedung-gedung baru RSUD, Red). Soal Tulip apakah memang seperti itu (masa pemeliharaan sudah habis sebulan lewat dan belum diserahterimakan) silakan tanya ke PPK-nya,” ujarnya kepada radartasikmalaya.com, Selasa (13/8).Terang Budi yang ditemui usai meninjau pembangunan tahap III, dirinya juga menegaskan dengan waktu sisa pengerjaan tinggal sekitar 5 bulan, pengembang optimis bakal tuntas sesuai kesepakatan kontrak. “Kalau tak sanggup mengerjakannya kan tak mungkin pengembang menyanggupi membangunnya,” terangnya.Budi juga menegaskan, pihak pengembang melalui Manajemen Konstruksi (MK)-nya menyanggupi menuntaskan pembangunan tahap III itu pada 15 Desember nanti. Walaupun melihat progresnya saat ini baru 17,4 persen.“Ya semoga bisa selesai tepat waktu dan pengembang harus benar-benar memanfaatkan waktu sisa 4,5 bulan mengerjakan dan menuntaskan pembangunan tahap III ini. Ini bangunannya 5 lantai dan ruangannya kelas I,” harapnya.Sementara itu, Tim Leader MK dari PT Tripatra, Wahid Hidayat, mengaku optimis pihaknya bisa mengerjakan dan menuntaskan pembangunan gedung tersebut tepat waktu. “Tak ada kendala teknis dan kami optimis bisa tuntas tepat waktu,” tuturnya.Sedangkan terkait pembangunan Gedung Tulip Tahap II, radartasikmalaya.com pernah mewawancarai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)-nya, Budi Martanova.”Ya memang benar (belum diserahkan, Red). Masih dibereskan semuanya termasuk berbagai hal administrasinya,” ujarnya kepada radartasikmalaya.com, Kamis Lalu (8/8).Dia mengakui, sebenarnya dari minggu-minggu lalu berkas penyerahan pembangunan tahap II tersebut sudah disiapkan pihak Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK).”Jadi sambil menunggu fix pekerjaan yang diperbaiki tuntas dan tak ada kendala apapun. Berkasnya penyerahannya sudah kiga sipakan dari jauh hari,” terangnya.Dia menambahkan, sejauh ini sudah tak ada kendala apapun setelah dipelihara pihak pengembang. “Hanya melengkapi proses administrasi saja sama cek fisiknya barangkali ada yang tertinggal. Alhamdulillah tak ada kendala apapun,” tambahnya.”Saya juga ingin secepatnya ini tuntas. Informasi dari pengembang beberapa waktu lalu sudah beres semua apa yang menjadi kekurangan dan telah dilengkapi serta diperbaiki,” sambung Budi yang juga Sekdin PUPR Kota Tasik.Jelas Budi, dalam waktu dekat proses penyerahan pengelolaan bakal dilakukan pihaknya. Sebab jika secara substansinya bangunan itu sudah dipakai untuk melayani masyarakat.”Hanya tinggal menyingkronkan kunjungan cek fisik ke RSUD dengan agend kegiatan PUPR. Sebab tim teknisnya ada PPK di PUPR dan ada kegiatan lain juga yang harus berjalan,” tandasnya.(rezza rizaldi/ radartasikmalaya.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.